Songsong Pilkada Sleman, Sadar Narima Berharap Koalisi Santun Berlanjut

share on:
Sadar Narima SAg SH || YP/Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) – Koalisi Santun yang pernah sukses menggoalkan pasang Sri Purnomo dan Sri Muslimatun menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman pada Pilkada 2015, diharapkan tetap solid dan menjadi kekuatan penentu dalam kontestasi Pilkada 2020.

Harapan ini disampaikan oleh Sadar Narima SAg SH menjawan pertanyaan yogyapos.com, Minggu (6/10/2019). Sampai sekarang belum ada istilah pembubaran koalisi tersebut, sehingga sangat dimungkinkan pada Pilkada 2020 nanti Koalisi Santun tetap dipertahankan.

“Bahkan mungkin bisa bertambah anggotanya,” ujar Sadar yang pada Pilkada Sleman 2015 menjadi Koordinator Koalisi Santun.

Anggota Koalisi Santun saat Pilkada 2015 terdiri PAN, PKB, Golkar, PPP, Partai Demokrat Partai Hanura dan Partai Nasdem. Dua diantaranya, Partai Demokrat dan Partai Hanura,  kini tak memiliki kursi di DPRD Sleman. Sehingga tinggal PAN, PKB. Golkar dan PPP.

Sedangkan hasil Pemilu 2019, tercatat 8 parpol yang memperoleh kursi yaitu PDIP (15 kursi), PAN (6 kursi), PKB (6 kursi), PKS (6 kursi), Gerindra (6 kursi), Golkar (5 kursi), Nasdem (3 kursi) dan PPP (3 kursi).  

Sadar menyatakan pihaknya selaku koordinator sudah mulai melakukan komunikasi poliitik, bahkan penjajakan terhadap kemungkinan menggandeng parpol lain untuk ikut ke dalam Koalisi Santun.  Dengan semakin banyaknya anggota koalisi, diharapkan semakin meringankan kerja meraih suara  signifikan bagi calon yang diusung. 

“Jadi, harapan pertama adalah tetap mempertahankan Koalisi Santun, kedua menambah jumlah anggota (parpol) yang ikut dalam koalisi,” pungkas politisi PAN yang kini duduk di kursi DPRD DIY dari Dapil Sleman. (Met)


share on: