Yogyapos.com (YOGYA) - Kereta Rel Lisrik (KRL) Yogya-Solo mulai beroperasi penuh pada 10 Februari mendatang. Akan ada 20 perjalanan 20 KRL. Sedangkan relasi Prameks berubah menjadi Yogya-Kutoarjo PP. Perjalanan KRL sesuai dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang melayani naik-turun di 11 stasiun. Yakni, Yogyakarta, Lempuyangan, Magiwo, Prambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari dan Solo Balapan.
Dirut KAI Commuter Wiwik Widayanti melalui VP Communication KCI Anne Purba menjelaskan, dalam kondisi normal KRL bia mengangkut 1.600 penumpang. Namun lantaran kondisi pandemi kapasitas penumpang menjadi 75 orang.
“Waktu tempuh KRL rata-rata sekitar 68 menit. Sedangkan Prameks memerlukan waktun 75 menit. Kami berharap dengan kehadiran KRL, busa memudahkan akses warga Yogya dapat dalam menggunkan transportasi pubik ini. Sedangkan ntuk tiket bisa KRL dibeli secara e-money atau melalui kartu multi trip. Besaran tarifnya Rp 8.000 setiap perjalanan,” ujar Anne Purba, Kamis (4/2/2021).
Manajer Humas Daop 6 Supriyanto menambahkan, pihaknya memberlakukan peraturan prokes yang ketat untuk para penumpang KRL. Mulai memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, ukur suhu badan.
“Bahkan selama perjalanan, penumpang dilarang berbicara secara langsung, menggunakan HP serta larangan makan/minum di diatas KRL, tandasnya. (Fadoly)
