Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo Segera Pimpin Bantul 2020-2024

share on:
Para komisioner KPU Bantul menandatangani BAP rekapitulasi perolehan suara Pilkada 2020 || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pasangan calon bupati Bantul nomor urut 01 Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo bakal ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bantul Periode 2020-2024, menyusul perolehan suaranya yang jauh lebih unggul dibandingkan rivalnya paslon nomor urut 02 Suharsono-Totok Sudarto berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Bantul, Selasa (15/12/2020).

Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengumumkan, berdasarkan rapat pleno rekapitulasi perhitungan dan penetapan hasil perolehan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul Tahun 2020, paslon Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo (AHM-JP) memperoleh 305.563 suara. Sedangkan paslon Suharsono-Totok Sudarto (No-To) memperoleh 228.407 suara.

“Setelah kami melakukan rapat pleno ini, dalam berita acara yang telah resmi dan disyahkan menunjukkan bahwa paslon nomer urut 1 abdul Halim Muslih-Joko Purnomo mendapatkan suara 305.563. Sedangkan paslon nomer urut 2 (No-To) memperoleh suara 228.407,” tegas Didik.

Berita acara hasil rekapitulasi ini telah resmi dan dinyatakan sah. Ditanda tangani oleh kelima anggota KPU Bantul yaitu Didik Joko Nugroho (Ketua) dan empat orang anggota masing- masing Joko Santoso, Musni Istiqomah, Esti Widodo dan Arif Widaryanto. Selain itu juga telah ditanda tangani oleh Ketua Bawaslu Bantul Harlina dan kedua tim sukses dari paslon nomer urut 1 yaitu Kusbowo dan dari paslon nomer 2 yakni Sarmuji.

Disebutkan, hasil rekepitulasi ini juga menunjukkan jumlah suara sah sebanyak 533.970. Suara tidak sah 33.587. Sehingga total suara sah dan tidak sah sebanyak 567.557.

Didik mengatakan, dari hasil rekapitulasi itu diketahui keterlibatan masayarakat pemilik hak suara dalam Pilkada Bantul 2020 mencapai 80,32 persen. Prosentasi ini lebih sedikit dari yang ditargetkan olehnya yakni 82 persen atau lebih banyak dari yang ditargetkan KPU DIY yaitu 80 persen dan KPU Pusat 77,5 persen.

Meski kurang sedikit dari target, namun persentase partisipasi pemilih di Bantul lebih tinggi dibandingkan Sleman dan Gunungkidul. Terutama di Kapanewon Dlingo, Pundong dan Pleret. “Memang kurang sedikit dari yang kami targetkan, karena mungkin terkait pandemi Covid. Tapi capaian ini relatif sudah baik partisipasi pemilih yang menggunakan hak suaranya,” tukas Didik seraya mengucapka terimaksih kepada semua pihak atas terselenggaranya Pilkada Bantulo 2020.

Sementara itu, Cawabub dari paslon nomer urut 1 yang sempat mengikuti jalannya rapat pleno ini, Joko Purnomo ketika diminta tanggapannya menyatakan, pihaknya merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung demi suksesnya Pilkada Bantul 2020. (Supardi/Met)



 

 

 

 


share on: