AKBP (Purn) Pol Beja SH MHLi Segera Pimpin Canden Periode 2020-2026

share on:
AKBP (Purn) Pol Beja SH MHLi, terpilih Lurah Canden, Jetis, Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Perjalanan hidup mengabdi melalui profesi atau pun pekerjaan memang dinamis. Hal ini setidaknya dialami AKBP (Purn) Pol Beja WTP SH MHLi. Ia pernah cukup lama mengabdi sebagai anggota Polri, kemudian advokat, dan kini siap memimpin wilayah Kalurahan setelah dinyatakan terpilih sebagai Lurah Canden melalui Pilur Bantul 2020 baru lalu.

“Ternyata ribuan warga berharap saya menjadi Lurah. Ini suatu amanah yang harus dijalankan. Semoga saya bisa melaksanakan sesuai harapan demi kemajuan wilayah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Beja yang pernah cukup lama bertugas sebagai reserse dan dikenal dekat dengan masyarakat, di rumahnya, Selasa (29/12/2020).

Beja menyatakan dirinya lahir dan dibesarkan di desa, sehingga jika sekarang harus ‘pulang kandang’ mengabdi untuk kemajuan desanya adalah hal yang tak bisa ditolak, karena mungkin itu bagian dari takdir.

Saat Pilur baru lalu, Beja meraih 4.571 (60 persen) suara dari jumlah suara syah sebanyak 7.629. Sedangkan lawannya Subagyo Hadi (Petahana) memeroleh 2.834 (37 persen) suara. Kandidat lainnya yaitu Sutarno mendapatkan 224 (3 persen) suara.

“Jumlah pemilihnya pada pemilihan lurah ini ada 9.066. Jumlah suara syah ada 7.629 dan suara tidak sah ada 1.437,” terangnya.

Dulu sebagai anggota Polri, Beja benar-benar berangkat dari bawah. Perlahan meningkat karirnya, antara lain pernah menjabat Kasatserse, Kapolsek Depok Timur, Kapolsek Imogiri Bantul, dan Kasatserse (Reskrim) Polres Gunungkidul. Dari perjalanan karir di kepolisian ini setidaknya memiliki pengalaman seluk-beluk masyarakat di sejumlah wilayah. Ini pula yang bisa dijadikan modal bagi kepemimpinannya sebagai Lurah nanti.

“Insya allah saya dapat konsisten di jalur visi mewajudkan Pemerintah Kalirahan Canden yang berintegritas, bersih, transparan, akuntabel bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme. Selain itu memberikan pelayanan prima untuk menuju kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan,” katanya.

Sedangkan misinya, papa dia, meningkatkan pelayanan publik dan keterbukaan informasi dengan memanfaatkan tehnologi informasi. Selain itu juga meningkatkan sumber daya manusia bagi aparatur perangkat kalurahan. Serta penertiban administrasi kalutahan, memberdayakan lembaga kalurahan dan potensi masyarakat.

“Misi berikutnya menumbuh kembangkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, mengoptimalkan potensi sumber daya kalurahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengembangkan ketersediaan fasilitas publik dan desa wisata melalui perbaikan sarana prasarana. Terakhir mewujudkan sistem usaha mandiri melalui pengembangan Bumdes dan yang ke sembilan meningkatkan produktivitas ekonomi  masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta pengembangan jejaring,” pungkas Lurah santun yang hingga kini masih aktif sebagai dose) di sejumlah perguruan ringgi di Yogyakarta. (Supardi/Met)

 

 

 

 


share on: