Yogyapos.com (BANTUL) - Keberadaan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji (BNMH) Kantor Urusan Agama KUA Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul DIY, dinilai dan diharapkan representatif untuk memberikan layanan mengatasi lonjakan jumlah pernikahan dan orang yang bermanasik haji.
“Jumlah pernikahan di KUA Sewon cukup tinggi yaitu 650 hingga 800 pasangan per tahun. Dan para calon haji yang bermanasik rata-rata 150 per tahun. Ini diperlukan pelayanan yang baik, maka diperlukan dukungan sarana prasarana berupa gedung BNMH ini untuk mengopmalkan pelayanan,” kata Kepala KUA Kecamatan (Kapanewon) Sewon Asrory SH, kepada yogyapos.com, di Kantornya, Jumat (5/2/2021).
Semula untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, KUA Sewon belum didukung dengan sarana gedung itu. Dengan alasan tuntutan peningkatan layanan, maka diajukan proposal tentang pembagunannya ke Kementrian Agama. Proposal disetujui, pembagunannya telah selesai dan gedung sudah diresmikan oleh Sekjen Kemenag Prof H Nizar MA, pada 22 Januari 2021.
Sebagai gambaran, pada prinsipnya gedung ini berlantai 2. Satu ruangan diantaranya berupa aula untuk manasik. Lain untuk ruang pernikahan serts ruang kerja para pegawai.
Sebelumnya dan biasanya setiap melaksanakan manasik, KUA Sewon harus menyewa tempat (gedung) dan menjadikan hasil kerjanya tidak praktis. Namun mulai 2021 sudah mempergunakan gedung ini, sehingga orang yang nikah atau bermanasik haji serts petugasnya menjadi jauh lebih nyaman.
Asrory, mengungkapkan sejumlah inovasi pelayanan. Diantaranya memberikan (membuatkan) Surat Nikah dan KTP serta Kartu Keluarga (KK) Baru bagi yang kedua mempelainya warga Bantul.
“Khusus pada pandemi Covid-19, warga Bantul yang menikah masih cenderung memilih melakukan pernikahan di rumah dibandingkan menikah di KUA. Selama pandemi Covid-19 jumlah pernikahannya ada sebanyak 664. Dari sejumkah itu yang menikah di rumah ada 412 dan sisanya melakukan pernikahan di KUA Sewon.
Tentang prestasi yang telah diaraih KUA Sewon satu diantaranya pada tahun 2009 juara I KUA tingkat DIY dan juara III Nasional. (Supardi)
