Yogyapos.com (BANTUL) - Tempat wisata yang berada di Dlingo Kabupaten Bantul sepi pengunjung, namun Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres kabupaten ini tetap lakukan patroli ke tempat semua wisata yang ada disana.
Sepinya obyek wisata ini akibat pengaruh Intruksi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Intelruksi Dari Pemkab Bantul tentang penutupan tempat wiasata pada jelang dan Tahun Baru, Kamis (31/12/2020) sore hingga Jumat (1/1/2021).
“Benar, dengan adanya instruksi itu juga mempengaruhi Tempat Wisata Mataram Diligo hingga siang hari ini tetap sepi pengunjung. Apabila ada pengunjungnya, hanya sebagian dan tidak mencapai 10 persen dari biasanya,” kata Ketua Pengelola Wisata Mataram, Ipung Purwo Harsono, di Dlingo, Sabtu (2/1/2020).
Menurutnya, semula pengelola obyek wisata tersebut memprediksikan pada tahun baru tempat wisata di Dlingo akan ramai wisatawan. Namun karena ada intruksi itu menjadikan sepi pengunjung. Pengelu mentaati intruksi itu dengan seksama.
“Yang sepi pengunjung diantaranya Hutan Pinus, Kebun Buah dan Rumah Hobit. Rumah makan juga sepi pembeli. Dalam suasana seperti ini, kami hanya berharap agar Pandemi Covid -19 segera berahir dan obyek wisata normal kembali dan ramai wisatawan,” kata Ipung.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Amin R, saat berpatroli di Dlingo, menyatakan pihaknya menggalakan patroli di obyek-obyek wisata termasuk yang ada di wilayah Diligo, Parangtritis dan Goa Cemara.
“Obyek wisata yang ada di Dlingo sepi, namun Pantai Parangtritis mulai pagi hari ini nampak ada pengunjung meski tidak padat,” kata Amin M.
Menurutnya, patroli ini juga untuk mengingatkan kepada para wisatawan dan semua pihak agar mematuhi protokoler kesehatan Pandemi Covid-19.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, membenarkan kondisi seperti itu. Namun pihaknya tetap menghimbau agar semua pihak terkslait dengan wisata mentaati protokoler kesehatan yang berlaku. (Supardi)
