Yogyapos.com (BANTUL) - Para petugas SAR dan Basarnas DIY yang berjumlah sekitar 50 personil, masih dikerahkan untuk mencari keberadaan korban kecelakaan laut, Fajar (20) warga Sengon Gantiwarno Klaten Jawa Tengah. Korban diketahui terseret ombak besar saat mandi di Pantai Parangkusumo Bantul, pada Rabu (16/12/2020) Pukul 16.10 WIB.
“Hingga kini kami para petugas SAR masih melacak keberadaan korban Fajar, namun belum berhasil menemukanya,” kata Dalop Sar DIY, Bandan S kepada yogyapos.com, di Posko Tim SAR Parangtritis Bantul, Kamis (17/12) siang.
Dalam mencari korban, para petugas menggunakan dua sistem operasi yaitu menyisir dan masuk (menyelam) ke dalam laut. Termasuk sampai ke seputar palung atau ceruk.
Informasi dari Polsek Kretek menyebutkan, Rabu (16/12) siang korban dan sejumlah rekannya bermain di pantai. Rombongan ini tidak mengetahui di seputarnya terdapat palung, ketika tiba-tiba ombak datang dan menggulungnya. Sempat ada upaya pertolongan dari temannya, Adit Trinuradiyanto dengan cara memegang tangan. Tapi kuatnya debur ombak membuat tautan tangan mereka terlepas, sehingga korban terseret arus ke arah palung. Sedangkan rekan korban, Bintang Ardiansah (17) asal Geneng Sangrahan Prambanan dan Heni Wulandari (18) warga Pundong Kemudo Prambanan berhasil menyelamatkan diri.
“Ketiga rekan korban sempat meberikan pertolongan, namun tidak beehasil. Korban terseret ombak. Maka kejadian itu dilalaporkan ke Polsek Kretek dan Posko SAR Parangtrotis,” ungkap Kapolsek Kretek, Kompol Parmin.
Pemantauan yogyapos.com, hingga siang tadi para petugas masih mencari keberadaan korban. Tampak pula Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyempatkan diri meninjau memberikan dukungan kepada petugas yang melakukan pencarian. (Supardi)
