Yogyapos.com (BANTUL) - Arah program pembangunan Kabupaten Bantul pada tahun 2021 difokuskan kepada pemulihan dampak pandemi Covid-19. Program ini menjadi skala prioritas, karena pandemi selama ini telah melemahkan berbagai sektor terutama perekonomian.
“Fokus ini yang menjadi prioritas utamanya. Berbagai upaya akan kami tempuh melalui seluruh Organisasi Perengkat Daerah (OPD) yang ada,” kata Sekda Bantul, Helmi Jamharis kepada yogyapos.com, di Bantul, Sabtu (30/1).
Helmi menyatakan, cara yang akan ditempuh dalam upaya pemulihan itu diantaranya memfokuskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selanjutnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk menggali berbagai potensi yang ada untuk menguatkan perekonomian. Kemudian memperbanyak dan menguatkan adanya Corporate Social Responsibiliti (CSR) ke berbagai pihak, serta memperkuat akses ke pemerintah pusat dan DIY agar Bantul mendapatkan atensi dalam memperoleh bantuan anggarannya.
“Agar itu semua bisa bejalan dengan baik, maka akan ditempuh melalui pelatihan sumber daya manuasia (SDM) yaitu misalnya melalui traning skil (pelatihan keterampilan), penguatan pemodalan dan memperluas promosi dan marketing kepada dumia usaha terutama usaha kecil dan menengah (UKM) sesuai dengan kebutuhan,” tambah Helmi.
Dikatakan, program itu semua memang sudah direncanakan pada tahun 2020. Ini merupakan program lanjutan pembangunan tahun 2020 yang memang difokuslkan ke pemberantasan pandemi Covid-19.
“Yang juga sangat penting untuk mendorong dan mensuseskan itu semua adalah juga merealisasikan dan mensukseskan program Bupati dan Wakil Bupati Bantul tahun 2021/2024 yaitu Bapak Abul Halim Muslih-Joko Purnomo jelas Helmi.
Salah satu program itu pemberian bantuan anggaran kepada setiap dusun dengan jumlah tertentu, Misalnya Rp 50 juta per dusun untuk stimulan kepada dusun agar giat dan serius mensukseskannya. (Supardi)
