Sejumlah Pejabat Bantul Gagal Divaksin Covid-19

share on:
Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo saat divaksin perdana Sinovac, Kamis (28/1/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul melaunching vaksinasi Covid-19 untuk para pejabat dan tenaga kehatan (nakes), di Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati, Kamis (28/1/2021). Dari 13 pejabat dan perwakilan yang divaksin, 3 orang diantaranya gagal menerima vaksin karena alasan kesehatan yaitu hasil pemeriiksanaa tensi darahnya dikategorikan sedang tinggi.

Dari ke-13 pejabat dan perwakilan tokoh masyarakat yang terpaksa gagal yaitu Sekda Helmi Jamharis, Kepala Kejaksaaan Negeri Nur Asiah dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Isdarmoko. Sedangkan dari 10 orang yang berhasil divaksin antara lain Ketua DPRD Hanung Raharjo, Kapolres AKBP Wachyu Tri Budi S, Dandim Letkol Inf Agus Indra Gunawan dan Perwakilan Pengurus NU Bantul Dr Paryanto.

Ketika ditanya pengalaman divaksin, Hanung Raharjo, Agus Indra Gunawan, Wachyu Tri Budi S dan Paryanto, menuturkan rasanya tidak sakit, seperti vaksin lainnya dan tidak seperti yang dibayangkan.  

“Ternyata divaksin Covid-19 tidak sakit. Biasa saja dan tidak perlu takut,” kata Hanung.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatab Bantul, dr Agus Budi Raharjo, usai divaksin, menyatkan Bantul memperoleh vaksin pemberantasan Covid-19 sebanyak 10.764 dosis. Ini diperuntukan kepada 5.283 orang yang akan divaksin. Setelah launching ini akan dilakukan vaksin kepada para nakes yang jumlahnya 5.000 orang lebih.

“Vaksinasi perdana (tahap 1) kali ini dilakukan selama sekitar 14 hari dari sekarang. Jumlah petugas yang terjunkan di RSUD PS Bantul ada 9 hingga 13 orang setiap hainya,” dr Agus Budi  .   

Menurut dia, jatah vaksin untuk Bantul sebanyak itu masih kurang karena sasarannya ada sebanyak 6.000 orang. Namun, meski vaksin kurang, vaksinasi tetap dilaksanakan. (Supardi)

 


share on: