Sekjen Kemenag: Mulai April 2021 Berlakukan Digitalisasi Layanan Haji dan Umroh

share on:
Sekjen Kementrian Agama (Kemenag), Prof Dr H Nizar MAg berkinjung ke MAN 2 disambut Kepala Sekolah Drs H Ulul Adjib MPd sesaat sebelum meresmikan Gedung PLHUT || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Sekjen Kementrian Agama (Kemenag), Prof Dr H Nizar MAg, menargetkan melakukan peningkatan pelayanan haji dan umroh serta lainnya melalui digitalisasi. Layanan digital ini akan dimulai pada April 2021.

“April mendatang layanan online mulai diberlakukan. Ini merupakan obsesi Bapak Menteri Agama kita. Maka kini banyak sarana dan prasarana di kementrian yang dibangun dan diresmikan serta siap beroperasi,” kata Prof Nizar saat meresmikan Gedung Pusat Pelayanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) di Kantor Kemenag Bantul, Sabtu (23/1/2021).

Sebelum meresmikan gedung PLHUT, Nizar juga menyempatkan diri meninjau MAN 2 Bantul yang diterima oleh Drs H Ulul Adjib MPd selaku Kepala Sekolah.

Secara nasional pembangunan sarana prasarana di lingkungan Kemenag untuk Gedung PLHUT, KUA dan Madrasah menelan biaya triliunan rupiah. Tujuannnya agar pelayanan kepada masyarakat semakin mememuhi harapan.

“Gedung PLHUT untuk menciptakan agar yang dilayani dan yang melayani bisa senang. Sarana madrasah (sekolah) untuk mewujudkan agar anak senang belajar dan bisa belajar dengan senang. Sedangkan pembangunan sarana untuk KUA agar masyarakat bisa terlayani dengan baik pula,” katanya.

Ia menambahkan, madrasah sudah ada di bumi nusantara Indonesia sejak lama dan berkembang seiring dengan yang dilakukan dan diuoayakan oleh ormas misalnya NU, Muhammadiyah dan Persi. Kini keberadannya semakin dibutuhkan sehingga harus mampu meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

Saat berbincang dengan Kepala Kantor Kementrian Agama DIY, Drs H Edi Gunawan, Kepala Kantor Kemenag Bantul Aidi Johansyah MAg dan para tamu undangan, Nizar mengatakan, dengan adanya PLHUT masyatakat yang ingin haji dalam  pendaftarkannya bisa lebih praktis melalui digital dan tidak harus datang ke  tempat ini. Bila perlu untuk melayani masyarakat di daerah yang sulit dijangkau,  direncanakan akan dilayani melalui mobil keliling.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag DIY, Edi Gunawan, dalam laporannya menyatakan, jumlah sarana berupa Gedung PLHUT, Auditurium (sarana) Madrasah dan KUA di DIY kesemuannya ada delapan diantara untuk PLHU ini, MAN II Bantul dan sejumlah KUA.

“Diharapakan ini semua bisa difungsikan sebagaimana harapanbya, sehingga masyarakat bisa terlayani secara lebih baik,” katanya.

Usai acara, Kepala Kementrian Agama Bantul, Aidi Johansyah menyatakan, pihaknya menyambut positif dan gembira atas dibangunnya sarana dan prasarana ini.

“Semua yang ada akan kami pergunakan sebaik baiknya untuk meningkatkan  pelayanan kepada masyarakat. Selain itu ini juga menjadi obsesi sekaligus kebangaan jajaran Kemenag Bantul,” kata Aidi.

Sekda DIY Kadarmanto Baskoro Aji, ketika membacakan sambutan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan, dengan adanya pembagunan sarana madrasah, KUA dan PLHUT bisa meningkatkan citra DIY sebagai kota pelajar, kota budaya dan nuansa keagamaan yang sejuk. (Supardi)

 

 

 

 


share on: