Sri Purnomo Ingatkan Rekanan Finishing Sempurna Gedung DPRD

share on:
Bupati Drs H Sri Purnomo saat pemeriksaan tahap finishing Gedung DPRD || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pembangunan gedung DPRD Sleman kini memasuki tahap finising. Proyek senilai Rp 101 miliar ditargetkan rampung pada 30 Desember 2020, sejumlah kekurangan masih dijumpai sehingga perlu segera dilakukan pembenahan sebelum diserahkan oleh kontraktor pelaksana PT Ardi Tekindo Perkasa (PT.ATP) kepada Pemkab Sleman.

“Ini kita pada peninjauan terakhir, pada peninjauan ini kita bisa menunjukkan banyak kekurangan-kekurangan itu harus dibenahi, terutama difinishing-finishing itu, harus dibuat yang rapi dan simetris kemudian tidak bergelombang,” terang Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo disela pemeriksaan bangunan baru yang terletak di Jalan Parasamya, Tridadi, Sleman, Senin (14/12/2020).

Bupati bersama Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta dan sejumlah unsur pimpinan mengamati setiap sudut banguan, mulai halaman depan, lobi, ruang fraksi, ruang rapat, ruang paripurna bahkan bagian toliet dari lantai 1 hingga lantai 3.

”Tadi sudah banyak disarankan oleh teman-teman pimpinan dewan untuk segera disempurnakan termasuk cat-cat yang masih tidak rapi, dari pengawas harus mengawasi dari A sampai Z semanya sehinga tidak ada yang terlewatkan sebelum diserahkan.” ujarnya.

PT Ardi Tekindo Perkasa, kontraktor asal Kota Surabaya menggarap proyek secara sistem kontrak multiyears dengan nilai kontrak Rp 91.856.466.000 tahun anggaran 2019 -2020 terdapat adendum dalam pelaksanaanya. Dari peninjauan ini, pihaknya akan menindaklanjuti masukan dari pengawas. Jika ada bagian yang harus dibongkar untuk diganti yang baru, maka pihaknya bersedia.

“Progresnya telah mencapai 96.2 persen, tinggal merapikan dan pembersihan. Terkait pekerjaan yang belum selesai ini saya optimis tanggal 30 Desember clear semua, ini tinggal pembersihan di lantai 3,” terang Sri Untung selaku Manajer Proyek PT ATP.

Pengadaan barang sudah tersedia ada di lantai 1 terdiri dari mebel,kursi, meja lampu karpet, sound system, dalam waktu 3 sampai 4 hari kedepan dilakukan pekerjaan plafon akustik, minggu depan dimulai pemasianga karpet meja dan kursi.

“Ini kita tambah 10 persen, menjadi Rp 101 miliar, prinsipnya kita akan berikan yang terbaik untuk gedung ini ke Pemkab Sleman, ini masih ada  sisa waktu sekitar 15 hari, atau 3,9 persen, kendala yang dijumpai diantaranya curah hujan dan pandemi covid-19,” kata dia. (Eko Purwono)

    

 

 

 

 


share on: