75 Kalurahan di Sleman Dicanangkan Sebagai Desa Binaan Keluarga Sakinah

share on:
Pengurus Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS), di Kalurahan Mororejo Kapanewon Tempel || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) – Upaya mencapai keharmonisan dan kesejahteraan masyarakat dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga. Melalui program DBKS inilah diharapkan setiap keluarga saling dapat mengawasi anggotanya guna mengantisipasi dari kegiatan kegiatan yang menyimpang.

Kegiatan keagamaan di Masjid Al Hikmah Padukuhan Karanggawang, Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel, Sleman

Hal tersebut dikatakan Bupati Sleman Kustini Sri Purninomo dalam sambutannya evaluasi Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS), di Kalurahan Mororejo Kapanewon Tempel, Selasa (26/7/2022).

Kustini juga mengapresiasi kegiatan kegiatan positif yang telah dilaksanakan oleh masyarakat Kalurahan Mororejo dan berharap kegiatan tersebut dikalukan tidak hanya untuk keperluan evaluasi namun kedepanya terus berkelanjutan.

“Bagi yang memiliki anak remaja diharapkan agar tetap dipantau agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja serta kejahatan jalanan,” harap Kustini. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Sleman, Mustadi yang juga dalam kegiatan tersebut menuturkan setidaknya ada lima hal yang dijadikan acuan dalam evaluasi DBKS. Diantaranya kehidupan beragama, pendidikan keluarga, kesehatan keluarga, ekonomi keluarga dan hubungan fungsional dengan keluarga.

Tim melakukan evaluasi di Masjid Al Hikmah, Padukuhan Karanggawang, Mororejo, Tempel, Sleman

Dijelaskan, saat ini sudah ada 75 Kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman telah dicanangkan DBKS. Sedangkan untuk tahun ini mentargetkan ada 6 Kalurahan yang dicanangkan sebagai DBKS. Sedang untuk evaluasi DBKS lima Kalurahan lainnya akan dilaksanakan tahun depan.

Sementara itu Lurah Mororejo Jaka Ristanta menyampaikan ada beberaoa kegiatan untuk evaluasi DBKS tersebut.Diantaranya membina masjid serta majelis taklim, pengurusan jenazah korban Covid-19, pengolahan zakat, qurban dan wakaf dan pembinaan pada bidang pendidikan, ekonomi serta kesehatan. (*/Agn)

 

 

 

 


share on: