Yogyapos.com (YOGYA) – Jagat hobi burung perkutut tak pernah surut. Seiring waktu bermunculan breeder burung koong tersebut. Salah satunya yang kini sedang menjadi kesukaan para kungmania adalah trah Havana hasil dari kendang JnJ milik Paulus Andrianto alias Pay Pay.
BACA JUGA: Kolonel Inf Teguh Wiratama Jabat Kasrem 072/Pmk, Letkol Inf Yoga Yastinanda
Bukan kali pertama menjadi buah bibir dan momok gantangan di kalangan kung mania. Perkutut trah Havana Kon menjadi perbincangan dalam lomba burung. Anakan Havana pun dikembangkan. Hingga cucu dan cicit.
Tempat penangkaran yang selalu bersih || YP-El Jongke
Maklum, kualitas trah ini memiliki irama lagu yang khas. Sehingga keturunan Havana menjadi incaran banyak kungmania, bahkan banyak diantara penghobi yang rela inden anakan dengan harga puluhan juta rupiah.
BACA JUGA: Hakim Tipikor Yogyakarta Urung Bacakan Vonis Sri Purnomo, Sidang Ditunda 27 April
Harganya pun tembus puluhan juta dan terbukti irama berkualitas. Anak Havana banyak tampil di lomba yang digelar P3SI (Persatuan Penggemar Burung Perkutut Indonesia). “Kususnya di Liga Perkutut Indonesia burungnya kualitas dengan irama bagus. Trah Havana Kun banyak tampil menjadi juara di kejuaraan itu," jelas Pay Pay sembari menujukan sejumlah anakan perkutut Havana miliknya yang sudang dipesan kungmania.
Pemilahan kandang indukan dan anakan || YP-El Jongke
Pay Pay mengungkapkan, semua gacoan yang dikembangkan di kandangnya itu merupakan burung dari trah yang pernah juara. Sehingga anakannya pun memenuhi kreteria lomba. Irama lagu depan, tengah dan ujung memiliki keseimbangan.
BACA JUGA: Peringatan Hari Otda, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
Sedikit bongkar rahasia, tips perawatan untuk burung perkutut lomba, diantaranya penjemuran dilakukan selama 3 hari, mulai Senin mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Selain itu pemberian fooding umumnya hanya otel, voor dan gabah Bangkok untuk menu keseharian.
BACA JUGA: Syawalan FPAY: Guyub untuk Satu Komitmen Kesetaraan Profesi Penegak Hukum
“Biasanya burung pada sore hari perlu mandi. Ya setiap sore selama 4 hari dan diberikan jamu perkutut. Burung ideal untuk dilombakan minimal usia 7 bulan,” ujarnya. (El Jongke)
