Bantul Bebas Sampah di 2025 Tetap Digelorakan

share on:
Bupati Abdul Halim Muslih ikut menanam bibit pohon || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Sejumlah kegiatan untuk kelestarian lingkungan hidup mewarnai peringatan Keaneragaman Hayati dan Hari Lingkungan sedunia 2023 Kabupaten Bantul, di Bukit Tegal Gagak Singosaren Imogiri Bantul, Selasa (7/6/2023).

Kegiatan tersebut meliputi penanaman bobit pohon, pelepasan burung, penyerahan motor roda tiga pengangkut sampah maupun pementasan uyon-uyon gaya sholawat yang berisikan pesan kelestarain lingkungan hidup.

Ikut terlibat dalam ragam kegiatan diantaranya Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, Kepala Dinas Lingkungan Bidup Bantul Ari Budi Nugroho dan  perwakilan pimpinan OPD serta Forkopimda serta pihak swasta lainnya.

“Acara kali ini bertemakan bervokus pada solusi volusi plastik. Upayanya dan untuk mewujudkannya harus melibatkan semua pihak baik secara kelompok dan perorangan,” kata Bupati Abdul Halim Muslih.

Para penerima penghargaan pelestari lingkungan hidup || YP-Supardi

Menurut dia, berbuat dan mewujudkan kelestarian linhkungan hidup atau alam merupakana bagian dari kecintaan untuk penyelamatan anak cucu di masa mendatang.

“Jangan mengaku cinta dan sayang kepada anak cucunya jika tidak berupaya dan nerbuat nyata melestarikan linkungan,” katanya.

Hingga kini, sifat egoisme masih menjadi kendala pelestarian lingkungan. Para produsen barang jadi banyak yang menggunakan plastik sebagai pembungkus produknya. Konsumennya juga hanya membuang sampah plastik di sembarang tempat.

Dengan kenyataan itu, maka diperlukan kesasaran pada setiap untuk membiasakan sikap dan budaya yang  mampu utuk melestarikan lingkungan hidup.

Sementara itu, Ari Budi Nugroho, menyatakan acara ini bertujuan melestarikan lingkungan dan mendukung program pemerintah Bantul Bebas Sampah di tahun 2025. (Spd)

 


share on: