BPS Perpanjang Sensus Penduduk Online 2020

share on:
Kepala BPS, Dr Suhariyanto saat sosialisasi perpanjangan sensus penduduk online di Jakarta || YP/Ist

Yogyapos.com (JAKARTA) - Badan Pusat Statistik (BPS) RI memperpanjang masa pengisian Sensus Penduduk (SP) Online 2020 hingga 29 Mei mendatang. Penyesuaian pelaksanaan sensus secara online dilakukan sejalan dengan pernyataan resmi pemerintah sebagai antisipasi terhadap penyebaran Covid-19. Di samping itu mengikuti instruksi nasional agar melakukan pembatasan kegiatan di luar rumah dan tatap muka.

Kepala BPS, Dr Suhariyanto menyampaikan terima kasihnya kepada 32,4 juta atau sekitar 12,5 persen penduduk Indonesia atas partisipasinya dalam periode awal SP Online 2020. Dia mengajak seluruh rakyat Indonesia bersama-sama menjaga kesehatan, bekerja, beribadah, dan belajar dari rumah, serta memberi dukungan positif pada pemerintah dengan mengisi SP Online 2020.

“Untuk itu bagi masyarakat yang belum sempat berpartisipasi sebelumnya, BPS memperpanjang masa pengisian SP Online ini sampai 29 Mei 2020. Data sensus sangat diperlukan bagi pembangunan Indonesia yang lebih baik di masa akan datang,” ujar Suhariyanto di Jakarta melalui laman resmi BPS, Selasa (31/3/2020).

Pemerintah, lanjut Suhariyanto, sedang berupaya keras memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Imbauan pemerintah adalah meminta masyarakat banyak beraktivitas di rumah guna menekan laju penyebaran virus melalui physical distancing. Kesehatan sekaligus keselamatan penduduk menjadi hal utama tanpa mengesampingkan petugas sensus saat mendata dari rumah ke rumah.

“Ini merupakan respon BPS terhadap SK Kepala BNPB No. 13A Tahun 2020 mengenai kondisi darurat akibat Corona yang diperpanjang sampai 29 Mei 2020. Juga sebagai respon atas pelaksanaan sensus penduduk di berbagai negara seperti Meksiko, Ekuador, Panama, Saudi Arabia, dan Amerika Serikat,” terang Kepala BPS.

Suhariyanto menyatakan bahwa pelaksanaan SP Online 2020 menunjukkan hasil positif berkat koordinasi, konsolidasi, serta dukungan Pemerintah Pusat maupun Daerah. Menurutnya, sebesar 85,73 persen kualitas data yang disikan termasuk dalam kualitas Grade A (sangat baik) dan Grade B (Baik).

“Dengan adanya perpanjangan pengisian data, harapan kami semakin banyak penduduk berpartisipasi mengisi SP Online 2020. Hal tersebut dapat meminimalisir resiko kesehatan baik bagi penduduk maupun petugas sensus saat melakukan wawancara,” ujarnya berharap.

Wabah Covid-19 melanda Indonesia membuat BPS membuat penyesuaian kembali pelaksanaan sensus secara keseluruhan. Periode sensus dengan wawancara langsung akan dilaksanakan 1-30 September 2020. Sedangkan sensus online #MencatatIndonesia  bisa dilakukan masyarakat secara mandiri melalui web https://sensus.bps.go.id. (Muf)

 

 


share on: