Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyerahkan peta batas wilayah kepada 10 Kalurahan yang ada di Kapanewon Sanden, Srandakan dan Pandak,di Gedung Parasamya, Rabu (3/9/2025).
Penyerahanya disaksikan pula oleh pihak Paniradya Pati, Biro Tata Pemerintahan dan Dinas Pertanahan serta Tata Ruang Pemerinteh DIY. Para penerimanya para lurah atau pamong yang mewakilinya.
BACA JUGA: Letkol Arh Sutrisno Kini Kasi Intel Korem 072/Pmk, Letkol Kav Fikri Dandim Bantul
"Peta wilayah ini banyak fungsinya utamanya untuk memastikan batas wilayah wilayah Kalurahan yang satu dengan yang lainya,” kata Bupati.
Manfaat lainnya untuk mendukung lpnataan wilayah. Mempermudah dalam menentukan pelaksanaan pembangunan guna mendukung kemajuan pedesaan.
"Jangan sampai batas wilayah dijadikan perselisihan antar kelurahan yang satu dengan yang lainya. Yang juga penting untuk memotivasi warga dalam membangun wilayahnya,” tambahnya.
Kepastian batas wilayah sangat penting adanya karena dapat mencegah kemungkinan terjadi perselisihan antara wilayah satu dengan yang lainya.
BACA JUGA: Pemkab Sleman Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih
Contohnya, ada suatu mata air yang ada di Bantul yang berada dinperbatasan antara Kabupaten Gunungkidul dan Bantul. Mata air itu selama ini banyak dimanfaatkan oleh warga Gunungkidul setempat.
"Maka solusinya antarsla Pemkab Bantul dengsn Gunungkidul sepakat jika tempat itu dibangun maka angarannyq mempergunakan APBD kedua wilayah itu,” pungkas Halim. (*/Spd)
