Dandim Yogya: Pembinaan Mitra Karib Upaya Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat

share on:
Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta Letkol Inf Arif Harianto membuka kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Triwulan II TA. 2022 di Aula Amarta, Makodim 0734/Kota Yogyakarta, Jalan AM , Yogyakarta, Rabu (18/5/2022) || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta Letkol Inf Arif Harianto membuka kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Triwulan II TA. 2022 di Aula Amarta, Makodim 0734/Kota Yogyakarta, Jalan AM, Yogyakarta, Rabu (18/5/2022).

Kegiatan ini mengusung tema ‘Mewujudkan Binter TNI AD yang Adaptif Melalaui Kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib di Wilayah Guna Mengoptimalkan Deteksi Dini, Cegah Dini, Temu Cepat dan Lapor Cepat Bagi Apkowil’.

BACA JUGA:  https://yogyapos.com/berita-korem-072pamungkas-gelar-coffee-morning-dan-olahraga-bersama-jurnalis-9310

Dandim menegaskan, penyelenggaraan kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial sebagai wujud pembinaan mitra karib dalam rangka pencapaian keberhasilan tugas pokok TNI. Salah satunya memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta. Untuk TNI AD, pemberdayaan wilayah pertahanan darat dilakukan melalui pembinaan territorial.

Dandim Yogya bersama Mitra Karib

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-coffee-morning-danrem-bersama-jurnalis-perkuat-kemitraan-4205

Ia menambahkan, pembinaan teritorial ini dalam penerapannya dilaksanakan dalam bentuk pembinaan mitra karib terpilih atau yang dikenal dengan jaring teritorial sebagai kepanjangan tangan aparat Komando Kewilayahan dalam upaya mendapatkan berbagai informasi di wilayahnya.   

“Kegiatan pembinaan mitra karib ini sebagai upaya untuk mewujudkan dan memperkokoh Kemanunggalan TNI – Rakyat.  Apabila masih ada pihak-pihak yang menginginkan TNI lepas dan terpisah dari Rakyat, berarti tidak memahami sejarah,” ujarnya.

Dikatakan, TNI tidak bisa disamakan dengan Tentara di negara lain, sampai kapanpun TNI dan Rakyat tidak bisa dipisahkan. “Sejarah mencatat, Tentara (Laskar/Pejuang) dan Rakyat bahu membahu berjuang untuk merebut dan mempertahankan Kemerdekan Indonesia,” ucapnya. (*)

 


share on: