Yogyapos.com (SLEMAN) - Turut memeriahkan Hari Buruh (1 Mei) dan Hari Pendidikan Nasional (2 Mei), Dawuhan Roastery berkolaborasi dengan Arfa Barbershop mengadakan acara cukur gratis khusus untuk para guru dan buruh.
Acara ini berlangsung Kamis (30/4/2026), pukul 13.00 WIB di Dawuhan Roastery, Jalan Letnan Sumanto 2A, Srimulyo, Sleman. Owner Dawuhan Roastery, Naufal Almahdy, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk terima kasih kepada guru dan buruh yang punya peran penting di masyarakat.
"Kami apresiasi waktu dan tenaga mereka yang berkontribusi untuk perekonomian dan mencerahkan bangsa,"ujar Almahdy.
Nauval mengatakan kegiatan cukur gratis itu merupakan kolaborasi perdana bersama Arfa Barbershop. Selain cukur gratis, pengunjung juga dapat dua kantong kopi bubuk dari Dawuhan Roastery sebagai oleh-oleh. "Mereka yang datang bisa cukur gratis dan bawa pulang kopi gratis juga,"sambungnya.
Ia berharap, kegiatan serupa bisa rutin dilaksanakan dalam waktu ke depannya terutama untuk mengapresiasi dan mengedukasi khalayak.
“Harapannya begitu ya kami bisa kembali berkolaborasi untuk aksi-aksi selanjutnya terutama memberikan apresiasi kepada masyarakat di Jogja terutama,” sebutnya.
Founder Arfa Barbershop, Muhammad Arief Fatoni menjelaskan kegiatan cukur gratis tersebut merupakan bagian dari program Barber Pop Up yang dinisiasi Arfa Barbershop, menghadirkan pengalaman cukur langsung di berbagai titik dengan berkolaborasi baik dengan kafe ataupun tempat umum.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kami Barber Pop Up. Kebetulan cukur dan kopi itu match, dan lewat kegiatan ini kami coba berikan pengalaman baru bagi masyarakat yang ingin cukur rambut sekaligus bisa menikmati segelas kopi gratis,”jelas Arief Fatoni.
Ia mengungkapkan sebelumnya, Arfa Barbershop sempat juga menggelar cukur gratis yang dipusatkan di Malioboro. “Bisa disebut ini upaya kami jemput bola ke masyarakat sekaligus untuk menguatkan brand kami sebagai satu di antara perintis barbershop di Jogja,” ungkapnya.
Ke depan, lanjutnya, pihaknya tengah mempersiapkan konsep wisatampan, di mana masyarakat atau wisatawan yang berkunjung ke Jogja tak hanya pulang dengan suasana hati nan gembira lantaran berwisata tetapi juga tampan.
“Nah melalui kegiatan cukur gratis ini, ke depan kami tengah mengonsep sebuah program wisatampan, jadi sasarannya adalah para wisatawan. Mereka akan dapat one package, berlibur bahagia iya, pulang dari tempat liburan jadi makin tampan. Ini sedang disiapkan,”tambahnya. (Opo)
