Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul menggenjot pertumbuhan perekonomian melalui berbagai upaya. Salah satunya dengan menggalakkan pengembangan perikanan melalui demplot pembesaran lobster laut, yang diinisiasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).
BACA JUGA: Upacara Perdana 2024, Wabup Sleman Tekankan Netralitas ASN
“Kami mengharapkan agar perikanan terus digalakkan oleh masyarakat untuk sumber perekonomian baru yang dapat diandalkan,” ungkap Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, saat kunjungan kerja ke demplot pembesaran lobster ikan laut di Tegalrejo, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kamis (17/1/2024).
Lobster hasil pembesaran di demplot Tegalrejo, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden || YP-Supardi
Bupati mengaku kagum, senang dan terkesan terhadap ujicoba demplot tersebut. Demplot pembesaran ikan ini ternyata dapat dilakukan oleh warga.
BACA JUGA: 128 Personel PHL DPUPKP Peroleh Pencerahan dan Segera Teken Kontrak Kerja
“Maka pada tahun 2024 DKP rencananya menambah jumlah demplot dan mengefektifkan pendampingan kepada petani ikan,” tambah Halim.
Target awal dilakukan oleh masyarakat pesisir Srigading Sanden yang secara geografis wilayahnya dekat dengan JJLS. Diharapkan akan muncul tempat usaha dan penjualan lobster yang dapat dipasarkan kepada konsumen.
“Tujuan lainya guna mendukung percepatan kemajuan di kawasan pesisir yang oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X merupakan teras DIY,” sambung Halim.
Menurut peternak lobster, Jumali (59) dan Dakir (70) dirinya dengan menebarkan bibit ikan di demplot, dua bulan kemudian sudah dapat memanen.
BACA JUGA: Oknum Guru Cabul Ditahan dan Jalani Pemeriksaan Intensif di Mapolresta Yogya
“Secara pasti kuntungan usaha ini belum dapat dihitung karena masih awal. Namun secara umum relatif menguntungkan,” kata Dakir.
Kedua peternak ini juga berharap Pemkab Bantul terus melakukan pendampingan kepada para petani ikan sehingga usahanya dapat berkembang. (Spd)
