Yogyapos.com (YOGYA) - Peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Yogyakarta dianggap penting untuk mendukung program kegiatan Pemerintah Kota Yogya, terutama program dan kegiatan terkait urusan berbasis penanganan dan ketahanan keluarga.
Sekretariat Daerah (Sekda) Pemkot Yogya Aman Yuriadijaya mengatakan, kehadiran DWP Kota Yogya sangat penting bagi Pemkot Yogya karena DWP adalah unsur utama untuk penciptaan iklim kondusif rumah tangga. Hal itu sebagai modal sosial meningkatkan kapasitas kinerja aparatur Pemkot Yogya dan menentukan keberhasilan program kegiatan Pemkot Yogyakarta. Oleh sebab itu, perlunya peningkatan kapasitas DWP Kota Yogya.
“Untuk itu rasanya perlu disusun berbagai aspek dan program kegiatan di lingkup Dharma Wanita Persatuan Yogya yang mempunyai harmonisasi dengan program kegiatan Pemkot Yogya. Khususnya pada urusan-urusan basis penanganan keluarga,” kata Aman, dalam kegiatan silaturahmi DWP Kota Yogya di Balai Kota Yogya, Jumat (27/5/2022) dalam keterangan tertulis.
Ia berharap, DWP Kota Yogya dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogya mampu mengambil nilai-nilai yang optimal agar memiliki sinergi program dan kegiatan.
Aman juga mengucapkan terima kasih kepada Tri Kirana Muslidatun dan Soetji Heroe Poerwadi atas peran serta selama ini sebagai penasehat DWP Kota Yogya periode sebelumnya.
Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta Edy Muhammad mengatakan posisi DWP sangat strategis, karena tidak hanya mendukung para suami aparatur Pemkot Yogya, tapi juga berkaitan penguatan ketahanan keluarga.
Dicontohkan dalam fungsi ketahanan keluarga, perlu dipahami dan disosialisasikan karena kasus kekerasan, pernikahan dini dan kejahatan jalanan semuanya dimulai dari dalam keluarga. Dengan ketahanan keluarga yang baik diharapkan persoalan-persoalan itu dapat dicegah.
“Dukungan lain di pendidikan ekonomi, sosial dan program Pemkot Yogya bisa ikut disosialisasikan. Misalnya telah ditetapkan Peraturan Walikota nomor 49 tahun 2022 tentang jam malam anak," jelasnya.
Menurutnya, hal itu perlu bisa dipahami dan disosialisasikan bahwa di atas jam sepuluh malam kalau tidak harus keluar, dimohon agar anak tidak keluar rumah.
Sementara itu, Ketua Penasehat DWP Kota Yogya, Suni Fatma Sumadi mengharapkan silaturahmi antar pengurus dan antar anggota lebih ditingkatkan agar terjadi keharmonisan dalam berkomunikasi.
"Dengan adanya jalinan komunikasi yang baik diharapkan segala program kegiatan DWP dapat berjalan baik. Termasuk hubungan DWP Kota Yogya dengan instansi-instansi lain," katanya.
Suni juga mengimbau, agar Ketua Dharma Wanita Persatuan dan unsur pelaksana se-Kota Yogya untuk mengajak anggotanya selalu meningkatkan kapasitas dirinya. Dengan demikian, dapat terus berkembang dan pada akhirnya berperan aktif memberikan manfaat untuk diri keluarga dan masyarakat. (^/Arif KF)
