Yogyapos.com (BANTUL) - Anggota DPRD Bantul dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dapil 5 (Pandak, Sanden dan Srandakan) yang juga anggota Komisi D, Eko Sutrisno Aji menginginkan agar warganya tidak hanya menyampaikan aspirasi kepadanya tentang pembangunan yang bersifat fisik saja, namun juga yang non fisik.
“Saya menginginkan bahwa dalam menyerap pokok-pokok pikiran masyarakat bisa mencakup yang fisik dan non fisik dengan seimbang. Ini untuk kemajuan bidang yang dibidangi oleh komisi D DPRD Bantul diantaranya sektor kesehatan, pendidikan dan kebudayaan,” kata Eko Sutirsno Aji, dalam forum resesnya, di Pendopo Sasono Sasmoyo Aji Dusun Jodog Gilangharjo Pandak Bantul, Minggu (23/2/2020).
Menurutnya, selama ini usulan terkait dan bersifat untuk pwmbangunan fisik sudah sering dan banyak muncul. Tetapi saat ini diharapkan munculkan yang non fisik. Misalnya tentang penguatan moralitas, budi pekerta ataupun keagamaan. Dicontohkan bagaimana dan apa yang dibutuhkan untuk mengatasi kenakalan remaja yang dikenal dengan "klithih" yang perlu memeproleh perhatian bersama.
“Dalam mengatasi masalah yang ada konsep dan langkahnya bisa dilakukan secara bersama oleh sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan, sekolah dan yang pook Pemkab Bantul,” ungkap Eko.
Ia menambahkan, meski dana anggaran di Pemkab Bantul yang bisa diserap warga relatif terbatas, namun hal itu bisa ditempuh dengan skala prioriras sehingga signifikan dan efektif.
“Agar warga dalam mengakses dana bisa lancar, maka proposalnya juga harus baik. Oleh karena itu pada malam hari ini jenengan sedoyo (hadirin semua) diharapkan bisa menanyakan bagaiamana cara membuat proposal yang benar,” ujarnya di tengah forum reses yang dihadiri sekitar 200 orang.
Tentang hal tersebut, Eko mengajak warha untuk menanyakannya kepada para nara sumber. Bisa kepada dewan ataupun nara sumber dari Pemkab Bantul yaitu dari Dinas Kesehatan, Kebudayaan, Pendidikan dan DPUPKP. (Supardi)
