Yogyapos.com (SLEMAN) - Gebyar Husada 2026 dengan mengusung tema 'Nggendong Mikul Sleman Sehat Bersa ma Sains Mewujudkan Rahayuning Bawana' mewarnai peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 sekaligus Hari Kesehatan Sedunia, di Selaman, Kamis (30/4/2026).
BACA JUGA: Dirjen Dukcapil Kemendagri Apresiasi Capaian IKD Sleman
"Acara ini menjadi bukti nyata kolaborasi besar antara pemerintah, akademisi, lembaga sosial, sektor swasta serta media," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman, dr Cahya Purnama.
Cahya menyampaikan rangkaian Gebyar Husada 2026 ini dirancang untuk menyentuh seluruh siklus hidup manusia, dari masa kehamilan hingga lanjut usia, melalui dua agenda besar, aksi bakti sosial kemanusian dan pekan layanan kesehatan terpadu.
BACA JUGA: 110 Anak Ikuti Khitanan Massal Hari Jadi Kabupaten Sleman
Kegiatan bakti sosial khitanan massal dan operasi katarak gratis sebagai wujud kepedulian sosial yang didukung penuh oleh Baznas Kabupaten Sleman, rangkaian kegiatan dimulai dengan tindakan medis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Konferensi pers Gebyar Husada 2026 || YP-Agung DP
Khitanan massal gratis bertempat di Puskesmas Mlati II pada tanggal 30 April 2026. Sedangkan operasi katarak gratis dilaksanakan di dua lokasi strategis yakni di RSUD Prambanan pada 6 Mei 2026 dan dilanjutkan di RSUD Sleman pada 8 Mei 2026.
BACA JUGA: Polisi Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kekerasan terhadap Anak di Daycare Little Aresha
Selain itu, lanjut Cahya, juga diadakan pekan layanan terpadu di Sleman City Hall, selama tiga hari berturut-turut pada 5 -7 Mei 2026. Kegiatan ini meliputi pelayanan kesehatan ibu hamil yang diawali dengan sennam ibu hamil, layanan USG gratis, dan konsultasi langsung bersama dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (SpOG).
BACA JUGA: Peserta JKN di Sleman Tembus 1.119.751 Jiwa
Kemudian pada hari Kedua, pelayanan difokuskan untuk balita, melalui layanan pemeriksaan tumbuh kembang balita serta konsultasi bersama dokter spesialis anak dan psikolog klinis. Hari Ketiga, pelayanan pada usia produktif dan lansia, menyediakan pemeriksaan jantung melalui EKG serta konsultasi gratis bersama dokter spesia lis penyakit dalam.
BACA JUGA: UAJY dan Kemlu RI Jalin Sinergi Penguatan Kerja Sama ASEAN
Sedangkan sepanjang tiga hari terse but, pengunjung juga dapat menikmati talkshow kesehatan diskusi interaktif bersama para pakar kesehatan dan akademisi dari Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat FKKMK UGM dengan topik–topik terkini. Selain itu, Dinas Kesehatan juga menyediakan cek kesehatan dan skrining pemeriksaan kesehatan umum, skrining kesehatan mental mengguna kan teknologi HRV (Heart Rate Variability) serta layanan konseling dan tes HIV.
BACA JUGA: GKR Hemas Kukuhkan Mila Harda Kiswaya Sebagai Ketua YKI SLeman
"Seluruh kegiatan ini tidak di pungut biaya (gratis), diharapkan masyarakat un tuk memanfaatkan momentum ini, untuk mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik," ungkapnya. (Agn)
