Jaring Aspirasi Konstituen, Damba Aktivis Bertekad Galakkan Pelatihan Keterampilan

share on:
Damba Aktivis di hadapan konstituen saat penjaringan aspirasi di Gedung Pertemuan Kalurahan Tirtonirmolo Kapanewon Kasihan kabupaten ini, Selasa (8/9) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul, Damba Aktivis bertekad akan menggalakan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan perekonomian kepada warga (konstituennya), melalui kelompok warga di tingkat RT atau pun padukuhan. 

“Dari berbagai macam pelatihan keterampilan antara lain menjahit (konveksi), memasak dan pembuatan makanan serta bisnis online” kata Damba saat jaring aspirasi, di Gedung Pertemuan Kalurahan Tirtonirmolo Kapanewon Kasihan Bantul, Selasa (8/9).

Dijelaskan, sesuai dengan ketentuan bahwa dana aspirasi anggota DPRD Bantul kini 60 persennya dialokasikan untuk peningkatan skill warga. Sedangkan 40 persen sisanya untuk peningkatan keterampilan produktif (non fisik). 

Adapun alokasi setiap kelompok sekitar Rp 30 juta, atau lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 20 juta. Bedanya program untuk Kabupaten Bantul, para peserta pelatihan tidak dibantu peralatan namun dipinjami dari Pemkab Bantul. Sedangkan yang dari DIY peserta dibantu peralatan karena dana anggaran yang disediakan relatif lebih besar dibanding dengan yang dari Bantul. 

“Kendala tentang usulan bantuan warga tentang pembangunan fisik yang ada, kini telah dimasukan dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang diakses secara online. Ini tidak bisa diubah sehingga dalam merealisasikan anggaran untuk warga menjadi lebih sulit, karena adanya ketentuan tersebut,” kata Damba. 

Ia menambahkan, dalam ketentuan juga memuat bahwa pengajuan bantuan untuk lampu Penerangan Jalan Daerah (LPJD) bagi warga hanya Rp 20 juta, yang diperuntukkan 20 titik. Padahal dulunnya bisa lebih besar. Selain itu berdasarkan ketentuan dari Pemkab Bantul bahwa pembagunan fisik corblok jalan diganti ke conblok. Kebijakan ini diambil demi ekosistem alam.

Meski demikian, Damba menyatakan tekadnya untuk tetap mengupayakan agar bisa direalisasi melalui dana aspirasi untuk pembangunan fisik infrastruktur.

Pada saat dialog muncul berbagai permintaan bantuan anggaran untuk pengaspalan dan pembuatan jalan kampung di Kersan Kasihan Bantul. Selain itu juga usulan agar ada pelatihan dan pembuatan jenang dodol.  (Spd)

 


share on: