Yogyapos.com (SLEMAN) - Kepala desa Sendangadi, Mlati, Sleman, Damanhuri menutup pelatihan menjahit dan boga Ibu Rumah Tangga (IRT), di Pendopo Kantor Desa setempat. Acara penutupan dimeriahkan dengan peragaan busana oleh para peserta.
Damanhuri sangat mengapresiasi antusiasme peserta selama pelatihan yang telah berlangsung selama 24 hari. Mereka benar-benar memanfaatkan kegiatan yang digagas Pemdes bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Sleman. Sehingga diharapkan pasca pelatihan, peserta bisa memulai usahanya demi peningkatan ekonomi.
“Ya kami tentu berharap setelah ini mereka bisa mandiri menggunakan kemampuan ketrampilannya, baik di bidang menjahit maupun tata boga,” harap Damanhuri kepada yogyapos.com, Sabtu (14/3/2020).
Hal senada disampaikan Sunaryo Wibowo dari BLK Sleman, bahwa peserta pelatihan sangat diharapkan sanggup mengembangkan ketrampilannya untuk mandiri. Sehingga ke depan dapat membuka lapangan kerja baru jika telah berkembang pesat. “Kami sangat berterimakasih kepada Pemdes Sendangadi dan pihak Kecamatan yang telah memfasilitasi tempat pelatihan dan memotivasi peserta,” katanya.
Sedangkan Sri Lestari selaku instruktur juga mengaku puas dengan hasil pelatihan. Sebab semua peserta yang tadinya tidak bisa menjahit kini sudah masuk kategori sebagai penjahit yang sanggup membikin 7 item pakaian pantas pakai. “Ada diantara mereka yang untuk memasukkan benar ke dalam jarum jahit saja tidak bisa. Tapi setelah mengikuti pelatihan kini bisa membikin 7 item pakaian,” tukasnya.
Selama pelatihan, semua peserta bukan saja mendapat pelajaran keterampilan saja tetapi juga motivasi dan sediki wawasan tentang kewirausahaan dan uang stimulan Rp 50 ribu setiap hari. (Agung DP)
