Yogyapos.com (SLEMAN) - Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman selenggarakan pendampingan pada 13 Kalurahan berkarakter Pancasila yang ada di wilayah Kabupaten Sleman, di Kalurahan Margoagung Seyegan Sleman, Senin (14/2). Kalurahan lain meliputi Margoluwih dan Margomulyo (Seyegan) Pakembinangun, Candibingangun Purwobinangun (Pakem) Minomartani (Ngaglik), Trihangga dan Nogotirto (Gamping) Trimulyo (Sleman) Caturtunggal (Depok) Wukirsari, dan Argomulyo (Cangkringan).
Menurut Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman, Heri Sutopo, maksud dan tujuan diadakam pemdampingan sebagai salah satu kegiatan nyata upaya merevitalisasi dan mengaktulisasi nilai-nilai Pancasila dalam berkebidupan bernegara. Dalam menumbuhkan kesadaran nilai nilai Pancasila berkehidupan di masyarakat berbangsa dan bernegara serta meningkatkan pemahamaman pokok pokok tentang Kalurahan berkarakter Pancasila.
Acara dihadri oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintah dan Kesra Kabupaten Sleman, Aji Wulantoro SH MHum yang menyampaikan materi ‘Kebijakan Pemerintah Sleman Dalam Revitalisasi dan Reaktulusasi Nilai-nilai Pancasila'. Sedangkan Kepala Kesbangpol Sleman Sleman, Drs Heri Sutopo MM MSc menyampaikan konsep 'Aktulita Kalurahan Berkarakter Pancasila’.
Aji Wulantoro diantaranya mengatakan, nilai-nilai Pancasila meliputi beberapa kegiatan yakni, internalisasi nilai-nilainya sejak dini, revitalisasi dan aktualisasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kerukunan antar warrga masyarakat dan antar warga beragama serta pembentukan forum forum kebangsaan dan forum kemasyarakatan.
Sedang dalam implementasinya dilaksanakan pembentukan desa berkarakter Pancasila yang sudsh dilaksanakan sejak tahun 2017 mencapai 10 Kalurahan.
“Untuk tahun 2022 direncanakan tambah lagi 6 Kalurahan, dalam implementasinya juga dengan dilaksanakan kelembagaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di Kalurahan serta pelaksanaan workshop kader Pancasila, sarasehan peningkatan kesadaran bela Negara dan pelaksanaan forum komunikasi wawasan kebangsaan,” ujarnya.
Sementara itu untuk aktulisasi dalam kehidupan sehari-hari yakni, dalam struktur penyelenggaraan pemerintah dari Kalurahan sampai tingkat RT dijiwai oleh nilai nilai Ketuhanan, kemanusiaan,persatuan ,kerakyatan dan keadilan. Karakter Pancasila ditemukan di dalam adst istiadat budaya masyrakat Desa yang bernilai luhur, karaktet Pancasila dapat ditemukan dalam ekpresi kehidupan kebangsaan yang mengedepankan prinsip toleransi.
Dalam penyelenggaran Pemdampingan Rintisan Kalurahan Berkarakter Pancasila diikuti 45 peserta selain dsri para Pamong Kalurahan juga diikuti pula dari Tokih Masyarakat,Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda dan Karangtaruna. (*/Agn)
