Yogyapos.com (YOGYA) - Kodim 0734/Kota Yogyakarta, selenggarakan Ceramah Binroh dan Bintalidjuang Bintaldam IV/Diponegoro yang diikuti oleh anggota Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Minvetcad 19 Kota Yogyakarta serta Persit KCK Cabang XXIV Dim 0734 Kota Yogyakarta, di Aula Amarta Kodim Yogya, Selasa (24/5/2022).
Ceramah disampaikan oleh tim dari Bintaldam IV/Diponegoro,Tim Bintalkam diketuai oleh Kabintaldam IV/Dip Kolonel Caj Drs Tauhid MM beserta 2 anggota dari Bintaldam IV/Diponegoro.
Dandim 0734/Kota Yogyakarta Letkol Inf Arif Harianto, dalam sambutannya menyampaikan, acara ini untuk merealisasikan program kegiatan dari Satuan Atas, sekaligus sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Keimanan sebagai landasan berfikir dalam menjalankan tugas sehari-hari guna mendukung tugas di lingkungan kerja maupun kehidupan rumah tangga, sehingga kita semua terhindar dari perbuatan tercela atau yang melanggar hukum.
“Dan menjadikan Prajurit yang bermental tangguh dapat dilihat pada sosok prajurit yang memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memiliki akhlak yang mulia, nasionalisme yang tinggi, cinta tanah air, bangga dengan bangsanya, sehingga rela berkorban demi membela dan memperjuangkan NKRI,” terang Dandim.
Adapun sasaran inti pemebinaan mental, mempunyai militansi yang kuat, semangat pantang menyerah, rela berkorban, sifat keperwiraan, disiplin, solid dan cinta NKRI. Semoga menambah mental juang prajurit, dan bertambah disiplin, kondisi sekarang sudah banyak berubah makanya sekarang perlu di berikan Binroh dan Bintal.
Selain itu juga sasaran inti pembinaan mental rohani serta mental ideologi dan kejuangan adalah membangun prajurit dan PNS beserta keluarganya agar memiliki mental yang tangguh dan militan serta terhindar dari paham radikalisme yang tidak relevan dengan ideologi Pancasila.

Sementara itu, Katim Bintaldam IV/Diponegoro Kolonel Caj Drs Tauhid MM juga menyampaikan, maksud dan tujuan dari kegiatan penyuluhan Binroh dan Bintal Ideologi Kejuangan untuk meningkatkan nasionalisme dan militansi prajurit dan PNS sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
Menurutnya, pembinaan mental tidak terpisah dari pembinaan lain dan merupakan tanggung jawab Komandan terhadap anak buah/prajuritnya, sehingga segala sesuatu yang dilakukan prajuritnya, disitu terkandung tanggung jawab atasan.
“Jadilah prajurit yang mempunyai arti bagi diri sendiri, keluarga, satuan dan masyarakat yang selalu dicintai rakyat di lingkungan dengan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun,” pungkasnya.
Acara dilanjutkan ceramah Rohani yang beragama Islam dipimpin oleh Mayor Caj Syamsul Maarif dengan tema “Pelanggaran Prajurit TNI dalam Prosfektif Islam” dan untuk Non Muslim dipimpin oleh Kapten Cpl Surasa. (*)
