Koperasi Harus Kreatif dan Inovatif Hadapi Persaingan

share on:
Rapat Akhir Tahun (RAT) Tutup Buku Tahun 2024 Koperasi Konsumen Pegawai Republik Indonesia Karya Bakti Kabuputen Bantul, Rabu (19/2/2025) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Keberadaan dan kiprah bank dinilai menjadikan pesaing bagi pengembangan koperasi di Kabupaten Bantul di masa kini, sehingga koperasi harus mengambil langkah aktif, kreatif dan inovatif.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua I Koperasi Konsumen Pegawai Republik Indonesia Karya Bakti Kabuputen Bantul, M Barid SSos MM usai Rapat Akhir Tahun (RAT) Tutup Buku Tahun 2024, Rabu (19/2/2025).

BACA JUGA:MES DIY Kembangkan Wisata Ramah Muslim di Desa Widosari

“Oleh karena itu kami bertekad memperkuat koperasi ini untuk memberdayakan para anggotanya,” ujar M Barid.

Para narasumber dengar pendapat RAT || YP-Supardi

Barid mengatakan, sebenarnya keberadaan koperasi justru menguntungkan bagi para anggota karena semakin banyak yang meminjam dan lancar dalam mengembalikan pinjamanya. Sirkulasi yang demikian sangat baik, sehingga semakin banyak pula Sisa Hasil Usaha (SHU) yang didapat.

BACA JUGA: Ngobrol Bareng di Kantor PWI, Kapolda DIY: Keamanan dan Kenyamanan Aset Utama

Secara umum bunga pinjaman di bank lebih tinggi dibandingkan dengan di koperasi.  Namun minat meminjam di koperasi masih terbatas.

“Agar koperasi ini dapat berkembang, maka kami bertekad berinovasi salah satunya menguatkan layanan pinjaman umroh dan haji sekalipun hingga kini masih kurang gairah,” tambahnya.

Diketahui, jumlah anggota Koperasi Karya Bakti Bantul sekitar 900 orang. Mereka yang aktif sekitar 700 orang. Sedangkan sisanya 200 orang tak aktif karena pada umumnya para pensiunan.

BACA JUGA: Demo Menentang MBG 'Pecah' di Bantul, Diikuti Belasan Mahasiswa

“Aset koperasi ini sekitar Rp 3,6 miliar. Sedangkan SHU selama tahun 2024 sekitar Rp 51 juta. Terbesar SHU pinjamannya sekitar Rp 1.027.689,” jelasnya.

Koperasi ini berdiri sejak tahun 1980. Pada RAT kali ini juga dilakukan dengar pendapat untuk kemajuan di masa datang. Narasumber Bambang Nugroho SH (Sekretaris), Budi Kurniawan SH (Ketua II), Sunarto SHMM (Ketua Pengawas), Joko Sigit P SEMM (Anggota Pengawas) dan Drs Bangun Rahino MM (Anggota Pengawas).  (Spd)


share on: