Yogyapos.com (YOGYA) - Menghadapi perkembangan situasi keamanan wilayah Yogyakarta menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) serta Pemilihan Legislatif (Pileg), Korem 072/Pamungkas mengadakan latihan TFG (Tactical Floor Game), di Ruang Bima Kantor Walikota Yogyakarta, Jum’at (8/2/2019).
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni melalui Kasrem 072/Pmk Kolonel Kav Puji Setiono mengungkan, latihan TFG ini untuk memantapkan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi setiap permasalahan yang timbul selama masa kampanye, selama pelaksanaan Pemilu dan pascapelaksanaan Pemilu.
"Sehingga semua personel yang terlibat dalam pengamanan Pemilu ini dapat mengetahui dan memahami peran dan tugas pokoknya sebagai petugas pengamanan," kata Kolonel Kav Puji Setiono.
Bentuk latihan langsung dan simulasi yang melibatkan unsur TNI, Polri, Bawaslu dan Pemerintah Daerah dengan menggunakan miniatur seperti aslinya disertai skenario diperagakan langsung oleh para petugas di lapangan.
Latihan ini juga untuk memantapkan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi permasalahan yang terjadi di lapangan. "Sehingga kesiapan semua instansi akan semakin mantap karena telah mendapatkan gambaran secara menyeluruh tentang siapa berbuat apa dalam pelaksanaan di lapangan," kata Kolonel Kav Puji Setiono.
Pada latihan TFG kali ini melibatkan 75 orang personel, mulai dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Danramil, Kapolsek, Dandim jajaran Korem 072/Pamungkas dan Kapolres jajaran Polda DIY serta Bawaslu.
Disimulasikan bagaimana jika menghadapi kemungkinan terjadinya perusakan Alat Peraga Kampanye (APK), terjadinya kerusuhan dikarenakan adanya berita hoax di media sosial (medsos) yang mengakibatkan salah satu pendukung kontestan merusak posko kontestan yang lain. Juga adanya pendukung salah satu kontestan yang tidak puas dengan hasil penghitungan suara sehingga melakukan demonstrasi di KPU.
Selain itu, dalam latihan TFG ini juga untuk menyamakan persepsi terkait dislokasi personel, kekuatan personel, tahapan dan cara bertindak serta sarana-prasarana yang akan digunakan oleh masing-masing unsur dalam menangani potensi konflik. (Afn)
