LPJ PW NU Diterima oleh Semua Peserta Konferwil

share on:
KH Nizar Ali, pada Sidang Pleno II Konferensi Wilayah (Konferwil) ormas ini ke XV, diterima oleh forum, di Pondok Pesantren Al Furqoon Sanden Kabupaten Bantul, Sabtu (15/1) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama PW NU) DIY periode 2017/2022 yang disampaikan oleh Ketuanya, KH Nizar Ali, pada Sidang Pleno II Konferensi Wilayah (Konferwil) ormas ini ke XV, diterima oleh forum, di Pondok Pesantren Al Furqoon Sanden Kabupaten Bantul, Sabtu (15/1).

Sesaat setelah pembacaan LPJ oleh Nizar Ali di hadapan Ketua dan anggota Sidang Pleno, seluruh peserta takzim dan menyatakan menerimanya. Spontan asa disambut balik rasa syukur.

“Alhamdillah, LPJ ini dinyatakan telah diterima oleh forum setelah menerima koreksi dan diberikan catatan dari para penyanggah termasuk dari Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Bantul, Sleman, Kulonprogo dan Gunungkidul serta Kota Yogyakarta,” ungkap Nizar Ali. 

LPJ ini meliputi pertama pemikiran dan kajian strategi. Kedua media dakwah dan penguatan kelembagaan. Ketiga pendidikan formal dan seni budaya. Keempat bidang pendidikan formal dan informal. Kelima bidang kaderisasi, hukum. dan kesehatan dan enam bidang sosial dan ekonomi. 

“LPJ Ini merupakan pelaksanaan dari amanat amanat konferwil PW NU DIY ke-14 Tahun 2016 tentang pokok pokok program  PW NU DIY. Secara umum kesemuanya bisa terlaksana. Di bidang keuangan PW NU juga masih mempunyai saldo yang jumlahnya ratusan juta rupiah sekalipun selama tahun 2017/2022 juga telah mempergunakan banyak uang untuk melaksanakan dan mensukseskan program kerja,” jelasnya. 

Sementara itu,  Ketua PC NU Bantul, Dr Riyanto, dalam memberikan koreksi dan sanggahan LPJ ini menyampaikan, PW NU 2022/2027 melanjutkan dan mensukseskan program kerjanya. Ini selain memyempurnakan programnya juga mwneruskan priogram sebelumnya sebagai acuan. 

“Programnya menitik beratkan pada optimalisasi kaderisasi, diharapkan program bisa dan mudah dipahami oleh semua pengurus dan kader. Plovon (hubungan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta dengan PB NU agar lebih diperjelas, pendataaan kader NU sudah dilakukan dengan hasil 

positif namun nanti perlu lebih dioptimalkan,” katanya.

Sementara itu, pada pembukaan Konferwil ini, Rois Syuriyah PW NU DIY KH Mas'ud Masduki, menyampaikan iftitah. Intinya agar pengurus NU di semua tingkatan harus kerja lebih baik di tengah masyarakat. 

Konferwil kali ini agenda terahirnya akan memilih PW NU DIY  periode 2022-2027. (Spd) 


share on: