MAGANG CALON ADVOKAT IKADIN, ANTENG PAMBUDI : Harus Berani, Kreatif dan Berertika

share on:
Anteng Pambudi SH (kiri) dan Deddy Sukmadi SH MH | YP/Ismet

Yogyapos.com (YOGYA) - Advokat senior Yogyakarta, Anteng Pambudi SH mengajak semua calon advokat untuk sanggup membangun eksistensi dirinya secara kreatif dan beretika. Dua hal ini penting agar di lapangan kelak tidak selalu bergantung pada seniornya, serta gigih dan integritasnya teruji dengan baik.

Penegasan tersebut disampaikan Anteng Pambudi dalam acara pembekalan bagi peserta magang calon advokat yang diselenggarakan DPC Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Yogya bekerjsama dengan FH UII Yogyakarta, di Kampus FH UII Yogya, Jumat (29/3/2019).  Kegiatan diikuti 25 peserta, dibuka oleh Ketua Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) FH UII Yogya Dr Arief Setiawan SH MH dan dipandu Ketua Ikadin Yogya Ariyanto SH MH MKn.


Ariyanto SH MH, Ketua DPC Ikadin Yogya siap support peserta lewat pendidikan lanjutan sof skill penanganan perkara | YP/Ismet

Anteng lebih jauh mengungkapkan, di era multi bar association  yang memberikan hak kepada semua organisasi advokat melakukan rekruitmen, ujian dan pengangkatan advokat, maka meniscayakan melahirkan advokat-advokat baru yang berjibun jumlahnya.   

Dalam kondisi demikian terjadi proses penting yakni pemagangan bagi calon advokat yang dilakukan oleh masing-masing organisasi. Pada titik inilah masing-masing organisasi advokat memiliki sistem rekruitmennya. “Saya mengapresiasi sistem rekruitmen calon advokat yang selama ini dilakukan oleh Ikadin Yogya pimpinan Mas Ariyanto ini,” tegasnya.


Suasan pembukaan pembekalan magang calon advokat Ikadi Yogya | YP/Ismet

Sebab, lanjut Anteng, Ikadin Yogya punya spesifikasi dalam melakukan rekruitmen. Punya nilai plus yang menempatkan calon advokat selama pembekalan maupun proses magang untuk menjadi advokat yang berintegritas. Yakni sanggup membangun ruang demokratisasi intelektual , sehingga merangsang kreativitas pemikiran dan tindakan bagi calon advokat.

“Makanya selama proses magang diharapkan semua peserta jangan hanya bergantung pada senior. Tapi benar-benar kreatif, bahkan jika perlu berani membantah sang senior jika berdasarkan argumentasi dan referensi teoritis maupun lapangan. Sekali lagi, harus berani tapi bertanggung jawab dan tetap beretika,” rangsang Anteng.


Suasana pembukaan pembekalan magang calon advokat Ikadin Yogya | YP/ismet

Penjelasan Anteng klop dengan sambutan Ketua Ikadin Yogya Ariyanto SH MH yang menempatkan peserta magang calon advokat ini sebagai bagian penting dari masa depan dunia advokat. Karena dari sanalah akan lahir generasi-generasi baru advokat pemberani dan berintegritas yang profesionalisme dan etikanya tidak luntur.


Sebagian peserta magang tampak serius menyimak pembekalan | YP/Ismet

Guna mendukung citacita tersebut, Ariyanto menyatakan peserta magang ini nantinya akan memperoleh pendidikan tambahan soft skill setiap 2 minggu sekali dilakukan review.   Pereview ini adalah para praktisi-praktisi hukum senior. “Soft skill ini penting, bukan saja mengenai teori, tetapi juga bagaimana tindakan di lapangan menghadapi penyidik, ulah lawan berperkara, maupun strategi membuat dan menghadapi opini publik melalui media massa,” jelasnya.


Peserta magang saat sesi tanya jawab | YP/Ismet

Sementara selama tiga bulan ke depan, para peserta diikutkan magang di Kantor Pengacara Ariyanto SH, Deddy Sukmadi SH, Erlan Nopri SH, Triyandi Mulkan SH, Achiel Suyanto SH. Mereka selama magang diharapkan benar-benar serius belajar dan menggali tentang banyak hal berkaitan dengan praktik beracara menangani perkara. (Met)


share on: