MENUJU SWASEMBADA PANGAN: Tim Sergab Pusterad Sambangi Korem 072/Pmk

share on:
Tim Sergab Pusterad yang dipimpin Brigjen TNI Stefie diterima Komandan Korem 072/Pmk Brigjen TNI  Muhammad Zamroni di ruang kerja Danrem 072/Pmk | YP/Affan 

Yogyapos.com (YOGYA) - Tim Sergab (Serapan Gabah) Pusterad dipimpin Brigjen TNI Stefie, mengunjungi Korem 072/Pmk, yang diterima Komandan Korem 072/Pmk Brigjen TNI  Muhammad Zamroni, di ruang kerja Danrem 072/Pmk, Senin (21/1/2019). 

Tim Sergab terdiri dari Kolonel Czi Jangkung, Kolonel Arm Budi S dan Kolonel Inf Enoh S selanjutnya akan mengunjungi Kodim 0731/Kulonprogo, Kodim 0732/Sleman, Kodim 0730/Gunungkidul, Kodim 0729/Bantul  dan Kodim 0734/Yogyakarta.

Pada kesempatan itu, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni mengucapkan selamat datang kepada tim Sergab di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan beserta jajaran akan terus mendampingi petani untuk mendukung program ketahanan pangan Nasional guna menuju swasembada pangan. Terutama untuk wilayah DIY. Untuk itu, pendampingan kepada petani oleh TNI akan terus dimaksimalkan dan dimanfaatkan.

Kegiatan ini, seperti disampaikan Brigjen TNI Stefie, untuk mengadakan pengecekan terhadap program pendampingan pertanian yang sudah dicanangkan Mabes TNI. Pengecekan yang dilakukan tim Sergap itu dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan (Hanpangan) di mana Bulog diberi peran menyerap hasil panen petani.

Selain itu, kunjungan tim Sergab ini juga untuk melihat peranan nyata Babinsa dalam ketahanan pangan, yaitu dengan Babinsa turun langsung membantu petani dalam pedampingan, dari proses prapenanaman padi sampai dengan proses pascapanen padi. 

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Koramil dan Babinsa terus berkomitmen membina petani dari mulai pembukaan lahan, penggarapan lahan, penyemaian, penanaman, pemupukan, panen dan yang terakhir pascapanen. "Agar menjual hasil panen padinya ke Bulog sehingga memberikan dampak peningkatan kesejahteraan kepada petani," tandas Brigjen TNI Stefie.

Kegiatan ini, menurut Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni, dilaksanakan oleh Babinsa. Dalam rangka percepatan pengolahan lahan sawah serta memberikan contoh dan memelopori para petani di desa binaanya. “Agar percepatan tanam kembali dapat dilakukan dengan baik dan cepat guna mendukung program ketahanan pangan," kata Brigjen TNI Muhammad Zamroni.

Pangan, jelas Danrem, merupakan kebutuhan manusia yang paling mendasar. "Sehingga ketersediaan pangan, khususnya beras, bagi masyarakat harus selalu terjamin. Dengan terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat, maka masyarakat akan memperoleh hidup yang tenang dan akan lebih mampu berperan dalam pembangunan.

Jika stok beras terpenuhi, maka pemerintah tidak akan melakukan impor dari negara lain, yang tentunya dapat merugikan petani. Untuk itu, gabah petani harus diserap sebagian oleh Bulog dan diharapkan ada keseimbangan: petani untung, pengusaha penggilingan untung. Dan sebagian juga dapat diserap oleh Bulog untuk memastikan ketersediaan pangan nasional. (Affan)

 

 

 

 

 


share on: