Yogyapos.com (SLEMAN) - Patisipasi masyarakat mewujudkan keluarga sakinah sangatlah diharapkan melalui program Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS). Karena penerapan DBKS juga merupakan bagian dari tuntunan agama.
Hal tersebut dikatakan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memberikan sambutan acara evaluasi DBKS 2022, di Kantor Kalurahan Sendangadi Mlati Sleman, Kamis (14/7/2022).
Kustini lebih lanjut mengatakan, evaluasi DBKS ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan DBKS di Kabupaten Sleman.
“Evaluasi ini dilakukan untuk menghasilkan bahan kajian dan masukan bagi pemkab sleman dalam menerapkan DBKS sehingga program ini dapat sasaran memperoleh hasil yang diharapkan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut Kustini juga menyampaikan penerapan DBKS dapat menjadi pondasi kehidupan melalui ajaran agama yang sungguh sungguh, maka permasalahan dalam keluarga dapat diantisipasi dan diminimalkan sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan sosial.
Saat ini, tandas dia, semakin banyak tantangan bagi sebuah keluarga jika tidak memiliki pondasi kehidupan yang kuat. Terlebih kemajuan teknoligi informasi dan globalisasi saat ini dapat menjadi penyebab keretakan rumah tangga bila tidak disikapi dengan bijaksana.
“DBKS ini merupakan program pemerintah yang bertujuan mewujudkan kehidupan beragama dalam keluarga, meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan kestabilan ekonomi keluarga,” pungkasnya. (*/Agn)
