Yogyapos.com (SLEMAN) - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta (PDAM) Tirta Sembada kembali menghadirkan program layanan murah bagi masyarakat yang ingin menikmati layanan air bersih. Biaya pemasangan per Sambungan Rumah (SR) dipatok Rp 50 ribu.
BACA JUGA: Pengesahan KUHAP, DPP AMAN: Tonggak Reformasi Sistem Peradilan Pidana
Direktur PDAM Tirta Sembada Edy Nugroho SE MM mengatakan, pada tahun 2026 akan dilakukan perluasan layanan sambungan rumah sedang dilakukan guna penyediaan air bersih bagi masyarakat melalui program SR infrastruktur reguler daerah yang dicanangkan Pemerintah pusat.
BACA JUGA: JCW Kirim Surat ke Kejagung , Minta Supervisi Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
"Pada tahun 2026 awal rencana kita akan melakukan penyambungan sebanyak 917 sambungan rumah, ini program dari pemerintah pusat, saat ini sudah dapat sekitar 400-an SR," kata Edy saat menerima audiensi pengurus PWI Kabupaten Sleman di kantornya, Jumat (21/11/2025).
BACA JUGA: Lakalantas Maut BMW Kontra Vario di Sleman, Terdakwa Divonis 14 Bulan
Edy menjelaskan, melalui program ini, konsumen akan mendapatkan layanan air bersih yang bersumber dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Bantar Kali Progo. Dengan tujuan agar proyek tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Ini syaratnya yang dilayani hanya dari air SPAM Regional dari Bantar Kali Progo, ini hanya untuk pengembangan agar SPAM Regional airnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, biaya pemasangan Rp 50 ribu," jelasnya.
BACA JUGA: Kantor BUKP Kemantren Tegalrejo Digeledah, Ini Tujuannya
Program ini menyasar rumah tangga yang berpenghasilan rendah, akan melayani sejumlah wilayah antara lain di Kapanewon Minggir, Moyudan, Godean, Gamping, Nogotirto, Mlati sisi Timur, Sleman, Ngaglik, Kalasan, Depok, Ngaglik, Kalasan.
"Untuk yang tidak masuk layanan, yaitu wilayah Kapanewon Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan, Ngemplak, dan Prambanan," bebernya.
BACA JUGA: Diresmikan Presiden Prabowo, Jembatan Terpanjang di Yogyakarta Kini Bernama Kabanaran
Pihaknya berharap, bagi masyarakat tidak mampu memperoleh akses kemudahan mendapatkan air bersih dan berkualitas , termasuk mendukung program nasional.
"Kami berharap melalui program ini, masyarakat yang tidak mampu bisa menikmati air bersih, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
BACA JUGA: Tersangka Korupsi Bandwith Sleman Bakal Diadili pada 24 November
Upaya peningkatan layanan dan perluasan jaringan terus didorong, saat ini jumlah total SR sebanyak 45.936.
"Tahun 2026 ada tambahan 917 SR, dan target tambahan untuk yang reguler sekitar 2.000 SR, sehingga diharapkan tambahan saluran baru bisa meningkat dari 13 persen menjadi 14 persen," sambungnya. (Opo)
