Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Mukhlish SDNU Pemanahan di Dusun Kerto, Pleret, Senin pagi (30/03/2026). Kehadiran kepala daerah ini menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap penguatan pendidikan serta kehidupan religius masyarakat.
BACA JUGA: Polisi Kantongi Tiga Calon Tersangka Dugaan Korupsi BUKP Tempel Rp 2,1 Miliar
Dalam sambutannya, Abdul Halim Muslih menegaskan bahwa pembangunan masjid di lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi sejak dini. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus menanamkan nilai spiritual dan moral yang kuat.
BACA JUGA: Polda DIY Siapkan Rekayasa Lalin Jelang Kirab Budaya HUT-80 Sri Sultan HB X
“Pendidikan sejak usia dini adalah investasi masa depan bangsa. Keberadaan masjid di lingkungan sekolah akan memperkuat pembentukan karakter religius para siswa,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam menghadirkan fasilitas umum yang bermanfaat luas. Bupati berharap pembangunan masjid dapat berjalan lancar dan menjadi pusat kegiatan ibadah serta pembinaan keagamaan bagi warga sekolah SDNU Pemanahan dan masyarakat sekitar.
BACA JUGA: Berbagi Lele untuk Dukung Ketahanan Pangan, Prajurit pun Senang
Pada kesempatan yang sama, Ketua MWC NU Pleret Dr Imam Muhsin MAg, menyampaikan bahwa pembangunan masjid merupakan langkah strategis untuk menghadirkan fasilitas ibadah yang layak, representatif, serta mendukung pembinaan karakter religius warga sekolah maupun masyarakat. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam bentuk gagasan, tenaga, maupun dukungan finansial.
BACA JUGA: Heboh! Perangkat Saluran Limbah di Teras Malioboro 1 Meledak, Ini Dugaan Pemicunya
“Peletakan batu pertama ini adalah awal perjalanan panjang yang harus dijaga bersama, dengan semangat persatuan dan gotong royong,” tuturnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD DIY Aslam Ridho, Katib Syuriah PCNU Bantul KH Syahroini Jamil, Panewu Kapanewon Pleret, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon Pleret, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan keluarga wakif tanah Prof Dr H Maharsi MHum., serta para donatur pembangunan masjid Dra. Sri Listyowati MM. bersama suami Ir H Muhibbin MM.
BACA JUGA: Satgas Pamtas Statis Yonif 403/WP Gagalkan Upaya Penyelundupan 4 Paket Ganja di Boven-Digoel
Prosesi peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan masjid kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH Syahroini Jamil, memohon kelancaran, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. (Markaban Anwar)
