Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebagai upaya mendukung program percepatan penurunan stunting, Kabupaten Sleman selenggarakan kegiatan Disiminasi Rembuk Stunting, di Graha Sarina Vidi, Kamis (11/8/2022).
Acara dibuka oleh Wabup Danang Maharsa, yang sekaligus menyatakan kegiatan desiminasi rembug stunting menjadi kegiatan yang harus dilakukan mengingat Pemerintah Kabupaten Sleman memiliki kewajiban untuk meneruskan program nasional yang menjadi arahan pemerintah pusat.
“Sudah menjadi kewajiban daerah untuk meneruska program nasional. Salah satu program prioritas pemerintah yakni percepatan penurunan stunting,” ungkap Danang.
Danang menjelaskan, Pemkab Sleman berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mencapai target penurunan prevelensi stunting.
“Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGB) tahun 2021 adalah 4,4 persen sementara di Kabupaten Sleman saat ini telah berada diangka 16 persen, capaian ini lebih baik dibanding angka presentase nasional,” jelas Danang.
Ia menilai adanya capaian dalam penurunan stunting di Sleman ini tidak menjadikan Pemkab Sleman berhenti melakukan upaya dalam percepatan penurunan stunting.
“Upaya percepatan penurunan stunting yang dilakukan Kabupaten Sleman diantaranya melalui inovasi Pecah Ranting Hiburane Rakyat (Pencegahan Rawaning Stunting Hilangkan Gizi Buruk Tingkatkan Ekonomi Rakyat). Ivovasi ini juga didukung dengan upaya yang komprehensif dengan adanya regulasi, sasaran, anggaran, dan tim lintas sektor,” katanya.
Kegiatan ini diikuti oleh beberapa perwakilan OPD ini merupakan salah satu upaya dalam mengidentifikasi penyebab kasus stunting serta mencegah terjadinya kasus serupa dimasa mendatang. (*/Agn)
