PENGAJIAN AKBAR OLEH HABIB LUTHFI : Peringatan Serangan Oemoem 1 Maret Dilakukan Serentak

share on:
Dinas Kebudayaan DIY yang diwakili Erlina Hidayati Sumardi didampingi Kasrem 072/Pmk Kolonel Kav Puji Setiono dalam Rakor peringatan Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949 di ruang Manunggal Makorem 072/Pamungkas | YP/*Affan

Yogyapos.com (YOGYA) - Korem 072/Pamungkas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) peringatan Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949 di ruang Manunggal Makorem 072/Pmk, Rabu (30/1/2019). Rapat koordinasi ini guna menyatukan agar pelaksanaan peringatan SO 1 Maret 1949 tidak dilaksanakan sendiri-sendiri seperti tahun yang lalu. 

Turut hadir unsur dari Dinas Kebudayaan DIY, TNI AD, AU, AL dan Polri, Komunitas Djogjakarta 45, Pengurus Wherkreis III Yogyakarta, Kesbangpol DIY, Museum Benteng Vredeburg, Yayasan Kajian Citra Bangsa dan Yayasan Darul Hisyimi, Danrem 072/Pamungkas yang diwakili Kasrem 072/Pmk Kolonel Kav Puji Setiono.

"Seyogyanya dilaksanakan secara bersama-sama oleh semua yang mempunyai  kepentingan baik dari Pemerintah Daerah maupun organisasi kemasyarakatan yang ada sehingga acara ini bisa  menjadi event nasional ke depannya," kata Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Kav Puji Setiono mewakili Danrem.

Sebagai generasi penerus, kata Kolonel Kav Puji Setiono, harus mengetahui Serangan Oemoem 1 Maret 1949 meski hanya dilaksanakan selama 6 jam dapat membuka mata dunia. "Dan membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI dan negara  Republik Indonesia masih ada dan cukup kuat," kata Kolonel Kav Puji Setiono.

Hal itu, seperti disampaikan Kolonel Kav Puji Setiono, dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perundingan yang sedang berlangsung di Dewan Keamanan PBB. "Dengan tujuan utama untuk mematahkan moral pasukan Belanda serta membuktikan pada dunia internasional bahwa Tentara Nasional Indonesia masih mempunyai kekuatan untuk mengadakan perlawanan," terang Kolonelnya.

Peristiwa Serangan Oemoem 1 Maret 1949 adalah suatu kebanggaan,  yang selalu diperingati setiap tahunnya, sehingga warga Yogyakarta dapat mengingat kembali sejarah besar Yogyakarta dari peringatan tersebut.

"Dan dapat memupuk rasa cinta tanah air dan jiwa patriotisme kepada generasi muda di Yogyakarta," papar Kolonel Kav Puji Setiono.

Korem 072/Pmk akan mendukung sepenuhnya kegiatan itu, baik untuk mendukung personel maupun Alutsista yang dibutuhkan.

Sementara itu, Dinas Kebudayaan DIY yang diwakili Erlina Hidayati Sumardi menyampaikan bahwa Dinas Kebudayaan DIY bersepakat dengan Korem 072/Pamungkas untuk bekerja sama melaksanakan peringatan Serangan Umum 1 Maret ke-70 secara bersama-sama. "Agar dapat menjadi agenda nasional dan diharapkan peringatan ini dapat dijadikan hari besar Nasional seperti yang diharapkan para pelaku sejarah," terang Erlina Hidayati Sumardi, yang menambahkan suksesnya Serangan Umum 1 Maret 1949 karena bersatunya rakyat Yogyakarta, TNI dan Kraton Yogyakarta.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan pada acara peringatan Serangan Oemoem 1 Maret 2019 meliputi bersih-bersih tetenger, seminar 70 tahun Serangan Oemoem 1 Maret 1949, pameran foto dan buku, malam tirakatan, upacara dan ziarah/tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara dan Makam Pahlawan Somanggala, teatrikal SO 1 Maret 1949 dan pameran Alutsista TNI/Polri. 

Selain ini digelar pula pengajian akbar yang akan menghadirkan Habib Luthfi dari Pekalongan dan Habib Syekh dengan tema Yogyakarta bersholawat. (Afn).


share on: