Pengangguran di Bantul Tembus 24.000 Orang, Job Fair Salah Satu Solusi Menguranginya

share on:
Bupati Drs H Abdul Halim Muslih memukul gong menandai pembukaan Job Fair Bantul 2021 || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Job Fair Bantul 2021 yang berlangsung Senin (12/7/2021) sampai tiga hari ke depan, di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) setempat. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu solusi mengatasi pengangguran dan kemiskinan akibat dampak Pandemi Covid-19.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Bantul Drs H Abdul Halim Muslih usai membuka acara tersebut. “Kami berkeinginan seperti itu karena ketersediaan lapangan kerja sangat diperlukan oleh warga Bantul. Fakta pahit ini terjadi juga karena pengaruh dampak pandemi yang mengakibatkan pengangguran semakin meluas,” ungkapnya.

Abdul Halim menegaskan, sebagai salah satu upaya penyediaann lapangan kerja, maka Pemkab Bantul megambil kebijakan mempermudah dan mendorong investor untuk berinvestasi di Bantul. Kemudahan-kemudahan diantarsnya tentang perizinan dan lainya. 

Sementara itu Plt Kadisnakertrans Bantul, Aris Suharyanto melalui Sekretaeis Dinas Istirul W, mengungkapkan sebelum pandemi Covid-19 jumlah pegangguran di Bantul sekitar 17.000 kini bertambah menjadi 24.000 orang. 

“Job Fair kali ini dan diikuti oleh sekitar 40 perusahaan yang ada di Jakarta, Jateng dan DIY. Diprediksi mampu menampung sebagian penganggur yang ada. Peluang lapangan kerja yang tersedia sekitar 2.000 calon tenaga kerja yang berminat sekitar 4.000 orang,” terang Isrirul. 

Menanggapi hal itu, Wakil Ketau II DPRD Bantul, Subhan Nawawi, menyatakan pihaknya sangat menyambut positif didakannya job fair. Selain itu penyediaan lapangan kerja hal yang seharusnya ditempuh oleh Pemkab Bantul. (Supardi)

 


share on: