Yogyapos.com (YOGYA) - Penetapan awal Tahun Baru Islam atau awal penanggalan Hijriah adalah merujuk pada peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madinah. Peristiwa itu merupakan salah satu momen penting dalam sejarah Islam yang terjadi pada tahun 622 Masehi. Peristiwa Hijrah dilakukan sebagai strategi dakwah dalam menanggapi situasi dan kondisi yang tidak kondusif masyarakat di Makkah.
Demikian disampaikan Danrem 072/Pamungkas dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo dalam peringatan tahun baru Islam 1444 Hijriah, di Masjid Al Hidayah Korem 072/Pamungkas, Jalan Reksobayan No. 4, Kota Yogyakarta, Selasa (2/8/2022).
Ustad H Sukarmin (tengah) usai berceramah pada peringatan Tahun Baru Islam, di Makorem 072/Pmk || YP-Ist
Peringatan tahun baru Islam kali ini mengambil tema Tahun Baru Islam 1444 Hijriah/2022 Masehi Sebagai Momentum Memaknai Hidup Dengan Semangat Hijrah’. Menghadirkan penceramah Ustadz H Sukarmin SAg MSi dari Kemenag Kota Yogyakarta.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-korem-072pamungkas-canangkan-zona-integritas-47
“Saya berharap kepada seluruh anggota Makorem 072/Pamungkas agar dapat memaknai tahun baru Islam 1444 Hijriah/2022 Masehi kali ini dengan semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” harap Danrem.
Sementara itu Ustadz H Sukarmin dalam ceramahnya menyampaikan ada 3 golongan orang yang dicintai oleh Allah SWT. Diantaranya pertama adalah orang beriman yaitu orang yang hanya menyembah kepada Allah SWT. Kedua orang hijrah yaitu orang yang mau mengubah diri ke dalam hal yang lebih baik dengan iman dan ilmu. Sedangkan yang ketiga adalah orang jihad dijalan Allah SWT yaitu orang yang beribadah kepada Allah SWT dengan sungguh-sungguh.
Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo saat membacakan sambutan Danrem Brigjen Puji Cahyono || YP-Ist
“Hijrah sendiri diartikan sebagai perjuangan meninggalkan hal yang buruk ke arah yang lebih baik. Melalui momentum tahun baru Hijriah ini, marilah kita evaluasi dan introspeksi diri kita sendiri untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat dengan Allah SWT. Seperti hijrah yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW,” jelas Ustadz H. Sukarmin.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasiops Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Darmawan Setiady, Kasipers Kasrem Korem 072/Pamungkas Kolonel Inf Wawan Indaryanto dan seluruh anggota Makorem 072/Pamungkas. (*)
