Yogyapos.com (BANTUL) Perolehan dana infaq NU Care - Lembaga Amil dan Zakat Nahdlatul Ulama (Laziznu) Kabupaten Bantul tahun 2021 mencapai sekitar Rp 4.116.927.011 Milar. Sedangkan pentasyarufan (pendonasian) mencapai kurang lebih Rp 4.134.427.011 Miliar.
“Ditinjau dari segi asnat/statusnya para penerimanya yaitu mencakup amil, miskin, mualaf, riqof, gharimin, sabilillah dan ibnu sabill. Dari segi berdasarkan program mentasyarufannya melalui sektor dakwah, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan kemanusiaan sosial,” ujar Ketua NU Care-Lazizny Kabupaten Bantul, Mahmudin dalam menyampaikan laporan kerja 2021 dan rencana kerja 2022 pada Raker NU Care-Laziznu Bantul, di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Trirenggo Bantul, Minggu (14/2).
Selain itu, pada tahun 2021 dalam melaksanakan program kerjanya, NU Care-Laziznu Bantul juga telah melaksanakan amal sosial masyarakat melalui pemberian layanan sosial kemanusiaan secara geratis melalui mengoperasikan belasan ambulan dan layanan kesehatan yang teralayani mencapai belasan ribu orang.
“Pada rencana kerja tahun 2022, harapannya juga akan melakukan program yang sama, namun jumlah kuantitas dan kualitasnya akan ditingkatkan dan lebih baik. ini sesuai dengan tema pada raker kali ini. Temanya Melayani Umat Dengan Manajemen dan profesional,” tambah Mahmudin.
Sementara itu, Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih, dalam sambutanya mengatakan keberadaan NU Care-Laziznu diharapkan bisa lebih berperan dalam memberikan pelayanan kepada warga masyarakat.
“Salah satu tugas NU adalah menyebarkan Islam Islam cirikhas awaja. Salah satu cara yang ditempuh melalu melaksanakan program kerja masyatakat secara baik dan profesional,” katanya.
Pada kesempatan sama, Ketua LAZIZNU Pengurus Wilayah PW NU DIY, M Bahri, menjelaskan pengertiannya Laziznu merupakan salah satu lembaga di NU. Sedangkan NU Care merupakan unsur yang bertugas di lapangan yang melakukan eksekusi.
“Agar nantinya tata kelola NU Care semakin hari semakin baik, maka juga diharapkan ada dan perlu adanya pengkajian dan tata kelola yang lebih baik,” harap M Bahri.
Raker ini berlansung sehari dan dibuka oleh Wakil Ketua Tanfidiyah PCNU Bantul. Ia beharap program NU Care lebih bagus dan terlaksana dengan baik. (Spd)
