Perpustakaan Nasional RI Kukuhkan Bupati Kustini Sebagai Bunda Literasi

share on:
pengukuhan Kustini sebagai Bunda Literasi, di Pendapa Parasamya Sleman, Senin (4/7/2022) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Hj Kustini Sri Purnomo dikukuhkan sebagai Bunda Literasi oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando, di Pendapa Parasamya Kabupaten Sleman, Senin (3/7/2022).

Muhammad Syarif Bando mengungkapkan, literasi tak hanya sekedar gemar membaca dan mengeja huruf-huruf menjadi kata, kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragaf dan seterusnya. Namun setidaknya mempunyai lima tingkatan meliputi baca tulis, hitungg dan karakter, kemampuan mengakses ilmu pengetahuan terbaru, kemampuan memahami yang tersirat dari yang tersurat, melahirkan inovasi dan kreativitas, serta kemampuan memproduksi barang dan jasa.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-ratna-zuliastuti-bersyukur-perpustakaan-banyurejo-raih-juara-4201

“Jadi literasi itu sampai tingkatan memproduksi barang dan jasa. Jika kita tidak percaya bahwa segala hal yang tercipta dimuka bumi  ini ada ilmunya, maka Indonesia akan semakin tertinggal oleh negara negara lain yang setiap hari mengajukan hak paten untuk produk-produk yang terbaru,” jelasnya dalam acara yang mengusung tema ‘Transformasi Perpustakaan untuk Mewujudkan Ekosistem Digital Nasional’ ini.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan mobil Perpustakaan Keliling secara simbolis dari Perpustakaan Nasional RI pada Pemerintahaan Kabupaten Sleman. Kemudian penandatanganan Nota Kesepakatan antara Perpustakaan Nasional RI dengan Pemerintah Kabupaten Sleman.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-wali-kota-yogya-resmikan-perpustakaan-bi-diy-1723

Sementara itu Kustini seusai dikuhkan, menyebut pengukuhan ini merupakan amanah untuk semakin memotivasi dirinya beserta seluruh jajaran Perangkat Daerah terkait untuk terus berupaya meningkatkan literasi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sleman. Sebab literasi merupakan faktor esensial dalam upaya membangun masyarakat yang berpengetahuan inovatif, kreatif dan berkarakter. 

“Selaras dengan pesan transformasi berbasis digital yang digaungkan oleh Perpustakaan Nasional melalui leterasi digital, Pemkab Sleman saat ini juga sedang berprogres dalam transformasi digital untuk meningkatkan literasi masyarakat,” ungkap Kustini.

BACA JUGA:  https://www.yogyapos.com/berita-akreditasi-menjamin-kualitas-pelayanan-perpustakaan-2898

Dikatakan pula Pemkab Sleman melalui Dinas Perpustakaan Kabupaten Sleman telah memberikan layanan berbasis web. (opac slemankab.go.id) jaringan kerjasama SOS (Sleman One Search), LDR (Literasi di Rumah) dan layanan melalui media sosial. 

Rangkaian kegiatan juga dilakukan secara daring tersebut diakhiri acara Talk Show yang mengangkat tema ‘Batik Literasi dan Kesejahteraan’ yang menghadirkan sejumlah narasumber. (*/Agn)

 


share on: