Yogyapos.com (BANTUL) - Partai Gerindra secara resmi menyatakan koalisi dengan partai Nasdem dan sepakat mengusung pasangan calon bupati-calon wakil bupati, Suharsono (petahana) dan Totok Sudarto.
Sekretaris DPC Gerindra Bantul, Darwinto mengatakan, Suharsono sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP partai Gerindra untuk mencari mitra koalisi dan mencari calon wakil yang akan mendampinginya.
“Kita sepakat berkoalisi dengan NasDem dan mengusung pasangan Suharsono dan Totok Sudarto. Berhitung kursi legislatif, koalisi Gerindra dan Nasdem sudah cukup untuk mengusung satu paket pasangan di Pilkada Bantul. Gerindra memiliki 8 kursi dan Nasdem 1 kursi. Sementara syarat dukungan pasangan calon dari jalur parpol untuk mendaftar ke KPU minimal didukung 20 persen atau 9 kursi legislatif,” ungkap Darwinto Jumat (13/3) di kediaman Suharsono.
Dalam kesempatan tersebut dihadiri Ketua DPC Gerindra Bantul Suharsono, Ketua DPD Nasdem Bantul Bibit Rustamta dan Sekjen DPD NasDem Arif Iskandar.
Bibit Rustamta menambahkan, partai NasDem memilih berkoalisi dengan Gerindra dengan berbagai pertimbangan. "Ketika mengusung incumbent, setidaknya sudah memiliki 30 persen dari DPT (daftar pemilih tetap). Pak Suharsono merupakan sosok yang dianggap sangat layak, karena selama ini terus bekerja demi Bantul maju dan Bantul bermartabat,” ujar Bibit.
Seperti diketahui, Partai Gerindra memberikan hak istimewa kepada Suharsono untuk memilih dan memutuskan sendiri wakil yang akan mendampinginya. Suharsono pun mengaku selama ini sudah ada beberapa nama yang mendaftar. Namun dirinya memilih untuk menggandeng nama Totok Sudarto.
“Saya memilih Pak Totok lantaran punya basic dunia pendidikan, wawasan yang luas serta memilik rekam jejak yang baik. Dia (Pak Totok) menunjukkan kinerja yang baik saat menjabat Asekda Bidang Kesejahteraan. Pak Totok juga aktif di PDM Muhammadiyah Bantul, Ketua PGRI Bantul dan Ketua Kwarcab Pramuka Bantul,” ungkap Suharsono. (Dol/Supardi)
