Yogyapos.com (SLEMAN) - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qur'an Kokap Kulonprogo, di ruang Sanika Satyawada Mapolda DIY, Selasa (22/02/2022).
Kesepakatan tersebut terkait tentang pembinaan mental keagamaan dan rohani bagi personel Polda DIY yang mempunyai catatan kasus, setelah anggota melalui proses sidang disiplin atau kode etik Polri.
Kabid Propam Polda DIY Kombes Pol Syaiful Anwar, SSos SIK MH mengatakan, melalui kesepakatan bersama ini diharapkan dapat membina dan memberikan penguatan mental dan rohani para personel hingga dapat menjadi personel yang lebih baik kedepan. Pembinaan mental dan rohani nantinya akan dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Quran.
“Harapan kami dengan kerjasama dengan pondok pesantren ini bisa memberikan saran atau masukan terkait bimbingan keagamaan, serta bisa menyentuh hati dari para anggota ini, karena selama ini kami melakukan pendekatan sanksi secara tindakan disiplin ataupun tindakan berupa penempatan di ruangan khusus. Harapan kami dengan Pak Ustad dan pengasuh pondok pesantren ini, bisa menyentuh hati para personel yang mempunyai catatan pelanggaran,” ungkap Syaiful Anwar.
Pengasuh Ponpes Nurul Quran, Uztad Nur Wakhid mengatakan atas nama pribadi dan keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Qur'an mengucapkan terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada Ponpes ini. Dikatakannya bahwa selama ini 90 persen santri masih berusia pelajar dan mahasiswa.
Kegiatan santri yang ada selama ini dimulai dari sebelum shubuh, kemudian melaksanakan sekolah sesuai tingkatannya, ada yang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi (PT). Kemudian siang hari setelah belajar dilanjutkan dengan mengaji sampai maghrib. Kemudian setelah maghrib dilaksanakan dzikir dan melakukan kajian serta mengaji sampai dengan pukul 21.00 WIB.
“Oleh karenanya, untuk program yang diikuti anggota Polri secara teknis akan direncanakan bersama dengan Polda DIY, tentunya ruangan juga akan di sendirikan dan disesuaikan,” tutupnya. (*/Opo)
