PT Solenis dan Graha Gemilang Jaya Jajaki Kerjasama Jasa Pengolahan Air Limbah di Yogyakarta

share on:
Manager PT Solenis, Andri Chaniago bersama Technical Manager PT Graha Gemilang Jaya, Yulius saat melakukan presentasi pengolahan air limbah || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - PT Solenis dan PT Graha Gemilang Jaya menjajaki peluang kerjasama dengan pihak lain untuk pengolahan air limbah dan air lainnya menjadi air layak guna di Wilayah Daerah Istimewa (DIY).

“Penawaran dan penjajakan ini kami adakan sejak beberapa hari lalu hingga sekitar beberapa minggu mendatang,” ungkap Sales Aclount Manager PT Solenis, Andri Chaniago bersama Technical Manager PT Graha Gemilang Jaya, Yulius kepada yogyapos.com, di Kapanewon Kasihan Kabupaten Bantul, Rabu (14/8/2024).

Menurut Andri, penawaran dan sosialisasi jasa soal hal itu sudah dilakukanya ke beberapa obyek sasaran. Salah satunya ke di lokasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPA) yang ada di Pandowoharjo Kapanewon Sewon Kabupaten Bantul, pada Selasa (13/8/2024).

Sedangkan pada beberapa hari mendatang kegiatan sama akan menyasar ke beberapa pihak dan lokasi yang ada di Kota dan Kabupaten di DIY.

“Dalam menyampaikan penawaran kami mengisi dengan sosialisasi, penawaran dan reprentasi kepada pihak calon klien yang akan diajak kerjasama atau penguna jasa kami,” sambungnya.

Menurutnya, secara umum, para calon klien atau konsumen dapat disimpulkan menyambut baik dan tertarik terhadap penawaran dan ajakan kami. Apalagi yang di IPAL Pandowoharjo Sewon Kabupaten Bantul bahwa pihak pengeola IPAL  mengaku tertarik dan siap ujtuk melakukan kerjasama.

PT Solenis dan PT Graha Gemilang wilayah kerjanya secara nasional bahkan hingga ke beberapa negara lain. Sedangkan khusus ujmntuk DIY termasuk yang ada di Kabupaten Bantul.

“Sasaran dan obyek yang kami  sasar  pengolahan air limbah dan yang lainya, tidak hanya terbatas pada air limbah, melainkan juga yang lainya termasuk air  PDAM,” lanjutnya.

Bentuk nyatanya bahwa air limbah domestik yang hingga kini tidak atau kurang ada gunanya, akan diolah menjadi air layak untuk irigasi dahkan diupayakan akan menjadi air layak dikonsumsi.

Sedangkan air PDAM jika diolah akan lebih baik dan berkualitas untuk pemenuhan kebutuan  masyarakat/konsumee

“Kami siap untuk mengolah air limbah dan yang lainya secara profesional, karena sumber daya manusia dan peralata canggihnya akan tersedia,” pungkas Andri dan Yulius. (Spd)


share on: