Yogyapos.com (YOGYA) – Jabatan KepalaLembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) DIY, diserah terimakan dari pejabat lama Dr Sarjlah MPd kepada Minhajul Ngabidin SPd MSi, di Auditorium LPMP DIY, Jumat (20/9/2019).
Dr Sarjilah MPd selanjutnya menduduki jabatan baru Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Seni dan Budaya Yogyakarta. Sedangkan Minhajul Ngabidin SPd MSi sebelumnya adalah kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Nusa Tenggara Barat.
Minhajul menyatakan, LPMP DIY siap mengawal redistribusi guru berbasis zonasi yang menjadi arah baru dalam pengembangan pendidikan nasional. Selain itu akan terus mendorong peningkatan kualitas guru dengan melakukan pendampingan, memotivasi dan mengapresiasi atau memberi penghargaan.
“Redistribusi guru berbasis zonasi ini terutama bertujuan untuk pemerataan Sumber Daya Manusia. Sehingga guru berkualitas tidak menumpuk di sekolahan tertentu saja. Selain juga dibutuhkan untuk memberi suasana baru, agar yang dihadapi guru tidak monoton hingga merangsang kreativitas dan peningkatan kompetensi. Ini yang akan terus kami sosialisasikan kepada guru,” katanya.
Minhajul lebih lanjut menyatakan, LPMP dan dinas pendidikan ibarat instrumen hanya sebagai perantara saja. Sedangkan obyek finalnya adalah guru. “Ada tiga hal yang akan kami lakukan untuk mendorong peningkatan kualitas guru, yakni melakukan pendampingan, memotivasi dan mengaptesiasi atau memberi penghargaan,” tandasnya.
Pria kelahiran Bantul itu menilai, program peningkatan kualitas kompetensi guru tidak akan berarti jika tidak dibarengi motivasi dan inisiatif dari guru itu sendiri untuk melakukannya. Untuk itu pihaknya melakukan pendekatan-pendekatan untuk menumbuhkan motivasi dan inisiatif guru untuk terus memacu kompetensinya.
“DIY merupakan barometer pendidikan di Indonesia. Itulah tantangan berat bagi saya dalam mengemban amanat sebagai kepala LPMP DIY. Meski demikian saya harus siap mengupayakan peningkatannya,” tuturnya.
LPMP DIY sebagai kepanjangan tangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Menengah Kemendikbud RI diberi ruang untuk melakukan program inovasi. Untuk itu pihaknya akan melanjutkan dan megembangkan inovasi yang telah dilakukan sebelumnya.
Sementara Dr Sarjilah mengatakan untuk pencapaian mutu pendidikan DIY menduduki ranking teratas tingkat nasional. Untuk capaian kuantitas entry data juga selalu menempati peringkat pertama. “Ini lah dua prestasi yang harus dipertahankan. Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Min, LPMP DIY akan terus maju dan berkembang serta berprestai,” ungkap Sarjilah. (Akhir Lusono)
