Tim Singapore Furniture Belajar Centra Industri Komoditas Ekspor Bantul

share on:
Pemaparan Pemkab Bantul tenntang potensi dan centra industri komunitas ekspor dihadapan Tim SFIC, di Gedung Induk Lntai III Parasamya Bantul, Rabu (21/8/2024) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul bersama para pelaku UMKM merima kunjungan tim dari Singapore Furniture Industries Council (SFIC), di Gedung Induk Lntai III Parasamya Bantul, Rabu (21/8/2024).

Kunjungan SFIC dalam rangka mengetahui secara langsung potensi dan centra industri komoditas ekspor.

“Pada kesempatan ini para delegasi SFIC mendapatkan pemaparan potensi ekspor, berdialog dengan para pengusaha dan melqkukan kunjungan lapangan di sejumlah tempat produksi satu diantaranya di Kasongan,” ungkap Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Bantul, Fenti Yusdhayanti, di sela menerima kunjungan ini.

Dikatakan, dengan adanya kesempatan tatap muka langsung kali in, diharapkan dan diyakini dapat terjadi penguatan dan peningkatan ekspor ke Singapura dan negara lainya.

Fenti, menyampaikan potensi ekonomi kreatif Bantul untuk jenis kriya ada sebqnyak 15 centra IKM dengan jumlah tenaga kerja 5.135 orang.

“Untuk fashion ada 9 centra dengan mempekerjakan tenaga kerja sejumlah 1.823 orang. Sedangkan di bidang kuliner ada 26 lokasi dan melibatkan tenaga kerja sekitar 2.270 orang,” paparnya.

Menurutnya, tentang potensi ekspor furnature setidaknya ada 15 perusahaan. Volume ekspornya sekitar 35.511.542 kg per tahun. Sedangkan nilainya sekitar 10.264.100 USD. Khusus yang tujuan ekspor ke Singqpura valumenya sekitar 34.352.100 kg. Nilainya sekitar 183.455.255 USD.

Sejumlah personal dari SFIC, saat temu muka di Pemkab Bantul menuturkan, pihaknya akan melihat secara langsung tentang proses pembuatan komoditas ekspor di tempat produksi. (Spd)


share on: