Yogyapos.com (BANTUL) – Sebanyak 15 museum mengikuti ‘Bantul Museum Ekpo’ yang digelar selama 4 hari sejak Senin (19/8/2024), di Pendapa Art Space Jalan Ringroad Selatan Kalurahan Panggungharjo, Sewon, Kabupaten Bantul.
“Sekitar 14-15 Museum yang ada di Kabubaten Bantul dan tergabung dalam Forum Komunikasi Museun Bantul mengikuti event ini,” kata Kepala Dinas Kebudayaan (Kundo Kabudayan), Yunatun Yudadiana dalam sambutan pembukaan acara.
Selain dipamerkan berbagai benda koleksi, acara juga diisi dengan beberapa kali talk show tentang permuseuman, menghadirkan narasumber sejumlah pakar sejarah dan museum bersama Forrmum Komunikasi Museum Bantul.
“Event ini guna memperkenalkan, mempromosikan dan meningkatkan minat masyarakat terhadap museum,” tandas Yunatun.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkab Bantul, Fenti Yusdhayanti, dalam membacakan sambutan Bupati Abdul Halim Muslih, mengungkapkan melalui Bantul Museum Expo diharapkan mampu mengantarkan Bantul untuk lebih maju dalam hal pemberdayaan museum.
“Di dalam Museum terdapat banyak hal yang dapat digali. Salah satunya ilmu pengetahuan. Diharapkan mampu mendukung terciptanya Bantul sebagai Teras DIY sebagaimana yang diharapkan Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang juga ditangkap dan akan direalisasikan oleh Pemkab Bantul,” jelas Fenti.

Senada disampaikan Ketua Forum Komunikasi Museum Bantul yang juga Pengelola Museum Jenderal Besar Soeharto, Gatot Nugroho SE, bahwa event ini sangat berarti bagi eksistensi dan pengembangan seluruh museum yang ada di Bantul.
“Acara ini kebetulan juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-6 Forum Komunikasi Museum Bantul,” kata Gatot.
Diakuinya, museum di Bantul sudah banyak terbantu oleh Dinas Kebudayaan. Dengan diadakannya event ini juga dihaharapkan akan lebih bermanfaat bagi keberlanjutan eksistensi museum.
Sementara itu pemilik Art Space, Dunadi, menyampaikan mengapresiasi dan bangga diberikan kesempatan sebagai lokasi Bantul Museum Expo.
“Saya ini asli Jodog Bantul. Di Jodog banyak pandai besi. Maka harapannya Bantul Museum Expo akan menjadi semacam pandai besi yang mampu memberikan efek positif bagi museum dan masyarakat,” kata Dunadi .
Bantul Museum Expo mengusung tema ‘Semair Semarai’ yang bermakna tumbuh dan berkembang. Harapannya museum dapat tumbuh berkembang.
Benda koleksi museum yang dipamerkan di event ini diantaranya sejumlah peta peperangan dari Museum Jenderal Soeharto), berbagai jenis Wayang dari Museum Kekayon, bermacam keris dan sejumlah benda yang pernah digunakan oleh pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan dari Museum Muhammadiyah. (Spd)
