15 Seniman Muda Ramaikan 'Your Connection Was Interrupted' di TBY

share on:
Pihak TBY, YBY, seniman dan kurator foto bersama, di Ruang Pameran || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Untuk memberi ruang bagi para seniman dan curator muda, Yayasan Biennale Yogya (YBY) menghelat Pameran Asana Bina Seni yang berlangsung di Taman Budaya Yogya (TBY) dari tanggal 11-18 November 2020.

Acara yang didukung Disbud DIY dan TBY ini mengambil tema besar ‘Your Connection Was Interrupted’, yang merupakan presentasi dari pesertaprogram kelas Asana Bina Seni Kurator, Asana Bina Seni Seniman, Asana Bina Seni Kolektif dan Seniman Panggilan Terbuka Karya Normal Baru.

Direktur YBY, Alia Swatika mengatakan Asana Bina Seni dimulai pada  2019, yang merupakan upaya untuk mendukung terciptanya ekosistem seni rupa yang berkelanjutan di Yogyakarta. 

“Gagasan ini berawal dari visi YBY untuk berkontribusi dalam proses pendidikan seni, selain juga melalui penyelenggaraan pameran Biennale Jogja dan Simposium Khatulistiwa. Untuk kali ini mempunyai tiga kelas yaitu untuk Kurator, Seniman dan Kolektif,”ujar Alia dalam pembukaan di TBY, Rabu (11/11/2020).

 Terkait tema yang diusung, Alia menuturkan jika karya pamer berkoneksi antara manusia dengan sejarah, identitas, budaya, dan lingkungan yang telah terinterupsi menjadi sebuah refleksi.

“Penting untuk memeriksa ulang, memberikan ruang jeda, mengkritisi, melihat dan memastikan bahwa hubungan tersebut terkoneksi dengan baik.  Koneksi dan interupsi menjadi pisau analisis untuk membedah hubungan-hubungan sesama manusia,”imbuh Alia.

Kepala TBY, Drs Diah Tutuko sangat mengapresiasi gelaran Asana Bina Seni yang memberi ruang bagi para seniman muda. “Seni dan budaya tidak bias dipisahkan. Saling mengisi satu sama lain. Dan kami harap para seniman ini dalam berkarya tida kmelupakan akar sebuah budaya. Harus inovatif dan adsptif terhadap zaman. Kendati di masa pandemi, harus tetap berkarya dan produktif,”terangnya.

 Perhelatan ini dikuratori oleh Anam Khoirul, Eliesta Handitya, Kurrnia Yaumil Fajar dan Putri Harbie. Adapun seniman peserta pameran yang terlibat sejumlah 15 peserta pameran yang terdiri dari 9 seniman individu dan kolektif, yakni : Arief Budiman, Benggala Project, Bodhi IA, Dyah Retno, Laviaminora, Lintang Radittya, Mira Rizki, Mutia Bunga,  Riyan Kresnandi, Sandi Jaya S,, Tindes Art & Friends, Kolektif Indisczinepartij, Kolektif Kantin Kurasi, Kolektif Ruang Gulma, Komunitas Sakatoya.

 Sesuai dengan anjuran pemerintah untuk memprioritasakan protokol kesehatan, pihak panitia membatasi jumlah pengunjung. Tiap harinya ada tiga  sesi waktu kunjung. Per sesinya pengunjung dibatasi 30 orang. (Fadholy)

 

 

 

 

 

 

 

 

 


share on: