Yogyapos.com (BANTUL) - Kedua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bantul yaitu Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo (AHM-JP/Paslon 1) dan Suharsono-Totok Sudarto (NoTo/Paslon 2) menndatangani pakta integritas Pilkada 2020 untuk mematuhi protokoler kesehatan pencegahan Covid-19, di Kantor Bawaslu, Jumat (23/10/2020).
Penandatanganan fakta integritas ini, selain dilakukan oleh kedua Paslon juga oleh tim pemenagannya yaitu Subhan Nawawai (Palon no 1) dan Aris Iskandar (Palon 2). Disaksikan Ketua Bawaslu Harlina, PJS Bupati Budi Wibowo, Dandim Letkol Inf Agus Indra Gunawan, Kapolres AKBP Wachyu Tri Budi S, Kajari Nur Asiah dan Ketua KPU Didik Joko Nugroho.
Ikrar pakta integritas ini dipimpin oleh Ketua Bawaslu Bantul Harlina dan diikuti oleh kedua paslon dan tim pemenangannya. Fakta integritas terdiri dari delapan butir. Butir-butir tersebut anatara lain kesiapan masing-masing Paslon mematuhi dan selalu melaksanakan protokoler kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19. Kesiapannya menggunakan alat pelindung diri (APD) minimal berupa masker dalam mengikuti setiap akitvitas tahapan pilkada Bantul 2020. Pakta integritas ini merupakan instruksi dari Bawaslu Pusat.
Sementara itu, Budi Wibowo dalam sambutannya menyatakan para ASN di Bantul agar bersikap netral dalam kampanye Pilkada 2020. Apabila ada ASN diketahui ada yang tidak netral, maka segera dilaporkan ke Pemkab Bantul.
“ASN harus kuat, netral. Sehingga Pilkada bisa akan lancar, tertib dan aman,” kata Budi Wibowo.
Sedangkan Suharsono dan Abdul Halim Muslih, usai mengikuti acara ini menyatakan, sebagai Paslon menyambut positif dan siap mematuhi akta integritas yang telah ditanda tanganinya. (Supardi)
