277 Warga Desa Balerante Diungsikan

share on:
Para pengungsi warga Balerante tetap mematuhi protokol kesehatan || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (KLATEN) - Antisipasi dampak kenaikan status Gunung Merapi dari waspada (level II) menjadi Siaga (level III) di wilayah Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten Jawa Tengah, sebanyak 277 penduduk yang bermukim pada jarak 5 km dari puncak gunung telah dievakuasi di Barak Pengungsian yang terletak di komplek Balai Desa Balerente.

Menurut Carik Desa  Balerante, Basuki, keseluruhan pengungsi berasal dari 4 Padukuhan yakni Sukorejo, Sambungrejo, Ngipiksari dan Gondang. Diantara pengungsi terdapat lansia, anak dan warga berkebutuhan khusus.

“Per hari ini (Selasa, 17/11/2020) total pengungsi berjumlah 277 jiwa, dengan rincian 126 laki-laki dan 151 perempuan. Sedangkan rincianya yaitu balita sebanyak 22 jiwa, anak-anak 49, dewasa 151, lansia 36, ibu hamil 5, ibu menyusui 6, kebutuhan khusus 4 dan dalam kondisi sakit 4 orang,” terang Basuki kepada yogyapos.com, Selasa (17/11/2020) petang.

Ditambahkannya, sejauh ini fasilitas di barak pengungsian masih mencukupi. Seluruh pengungsi dapat ditampung dengan baik, dengan dukungan logistik yang memadahi dan dukungan personel TNI/Polri, tenaga medis, relawan serta warga sekitar barak. Pengawasan protokol kesehatan juga dilakukan secara ketat agar tidak menimbulkan kalster baru. 

”Di sisi Selatan balai desa ada bangunan sekolah yang juga bisa menampung saudara-sadara kita yang mengungsi sehingga untuk sementara ini masih mencukupi. Kalau jarak tempat barak ini dari puncak merapi sekitar 9 km,” imbuhnya.

Selain warga, hewan peliharaan berupa 128 ekor sapi juga telah dievakuasi ke area yang lebih aman di kandang komunal milik desa. (Eko Purwono)

 

 

 

 


share on: