Yogyapos.com (SLEMAN) - Perhelatan pesta demokrasi pemilihan lurah di Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Minggu (20/12/2020) akhirnya dimenangkan oleh calon lurah dengan nomor urut 4, yakni Agus Santoso SPsi.
Data yang dihimpun yogyapos.com usai dilakulan penghitungan suara di Balai Kalurahan Caturtunggal, tadi malam , calon incumbent warga Padukuhan Kuningan ini beroleh suara 12.566 dari total surat suara sah yang masuk sebanyak 19.410 suara. Sedangkan jumlah suara kosong (tidak memilih) sebanyak 121.
Untuk calon lain nomor urut 1 Nurcahyo memperoleh 728 suara, nomor urut 2 Muhammad Latif meraih 4.423 suara, nomer urut 3 Sutadi Hadi Saputra memperoleh 967 suara, dan nomor urut 5 RAj. Prasetyanti Dyah Retno WKM mendapatkan 605 suara.
Menurut Pj Lurah Caturtunggal, Munadi SSos, total jumlah pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 34.200 dan terdapat 110 tempat pemungutan suara (TPS) tersebar pada 20 padukuhan diwilayah Caturtunggal.
”Alhamdulillah pemilihan lurah di Caturtunggal berjalan aman, tertib dan lancar serta dilakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Munadi.
Usai acara pengitungan suara, Agus Santosa diiringi sejumlah pendukung setianya berjalan kaki dari Kantor Kalurahan menuju kediamanya di Padukuhan Kuningan Caturtunggal yang berjarak sekitar 2 km. Selama dalam perjalanan seluruh simpatisan berperilaku tertib tanpa ada raungan suara kendaraan bermotor.
Agus Santosa mengungkapkan, salah satu program unggulan yang akan direalisasikan pada 2021 yakni ruang konsultasi hukum, selain melanjutkan pembangunan insfrastruktur yang masih masih tersisa dan akan dirampungkan pada masa kepemimpinanya hingga tahun 2026.
Selain melibatkan Babinsa dan Babinkantibmas, lanjut lurah yang pernah menjabat selama 12 tahun ini, dalam pendampingan hukum masyarakat akan dilakukan hingga persoalan yang dihadapi selesai.
“Kami akan membuat konsultasi hukum untuk warga masyarakat Caturtunggal secara gratis, karena selama ini banyak sekali masyarakat kita membutuhkan wawasan tentang hukum yang sebelumnya harus ke tempat pengacara, tetapi kita akan merangkul mereka, kita buat konsultasi hukum setiap hari Sabtu pagi,” terang Agus.
Nantinya, juga akan dirangkul sejumlah advokat. Diharapkan ruang konsultasi hukum ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi masyarakat.
Dalam bidang infrastruktur, dia mengaku akan merampungkan sisa pekerjaan sekitar 20 persen saja dan realisasinya akan diawali pada 2021.
“Selain itu kami akan mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan yang sempit untuk ditanami tanaman pangan atau sayuran, minimal hasinya bisa dinikmati sendiri dalam keluarga,” pungkasnya. (Eko Purwono)
